Rumah Politik Jatim

Usai Makan Nasi Boran di Lamongan, Sandiaga Uno Singgung Gaji ASN. Begini Katanya

"Kami akan meningkatkan penghasilan tidak hanya untuk ASN tapi juga untuk masyarakat kita," kata Sandi.

Usai Makan Nasi Boran di Lamongan, Sandiaga Uno Singgung Gaji ASN. Begini Katanya
surya/hanif manshuri
Cawapres nomor 02, Sandiaga Uno bertemu dan dialog dengan warga Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Lamongan, Selasa (2/12/2018) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno mengapresiasi partisipasi masyarakat Lamongan saat kehadirannya di Lamongan Jawa Timur, Selasa (4/12/2018). Di sini, Sandi menyinggung masalah ASN yang minta gaji naik.

Menurut pandangan Cawapres berlatar belakang pengusaha ini, kalau biaya hidupnya naik sementara gajinya tetap, akhirnya kesejahteraan semakin menurun dan banyak yang utang.

Hal ini ia samakan dengan bangsa Indonesia yang saat ini ia sebut banyak utangnya, karena pendapatan tidak meningkat sementara pengeluaran bertambah.

"Kami akan mengubah cara pandang tersebut. Kami akan meningkatkan penghasilan tidak hanya untuk ASN tapi juga untuk masyarakat kita," kata Sandi.

Pihaknya juga berusaha akan menahan juga harga-harga kebutuhan pokok. Biaya hidup jangan sampai naik, sehingga kesejahteraan bisa meningkat.

Fokusnya, bagaimana lowongan kerja itu tercipta di Lamongan sehingga penghasilan naik. Kedua, bagaimana biaya hidup tidak terus membengkak sehingga membebani.

"Ini yang menjadi fokus dari perjuangan adil makmur dari Prabowo-Sandi," ujarnya.

Kehadiran Sandi ke Lamongan selain meresmikan Rumah Juang, juga melakukan serangkaian kunjungannya seperti ke Waduk Gondang, bertemu masyarakat Desa Besur Kecamatan Sekaran, ke Sunan Drajad dan Ponpes Al-Ikhlas asuhan Ustadz Dawam di Sendangagung Paciran.

"Terimakasih luar biasa antusiasme dari masyarakat Lamongan, dan hari ini kita tunjukkan kampanye yang bersifat partisipatif dan kolaboratif," kata Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurutnya, antara calon pemimpin dengan masyarakat harus tidak ada jarak. Semangat seperti ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi Lamongan.

"Tadi saya makan nasi boranan, enak sekali. Itu hanya ada di Lamongan dan bisa jadi ikon untuk meningkatkan pariwisata dan membuka lapangan kerja. Wisata kuliner nasi boranan ini bisa menjadi unggulan," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved