Berita Malang Raya

Pria Bernama Islam Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Kos di Malang

Pra Beridentitas Islam Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Kos di Malang. Korban terjatuh dengan posisi kepala lebih dulu ke tanah

Pria Bernama Islam Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Kos di Malang
Suryabaya.Tribunnews.com/Rifky Edgar
Agus Priyo, Ketua RT setempat ketika menunjukkan lokasi Islam, pekerja bangunan yang tewas setelah jatuh dari atas rumah kos berlantai tiga di Jalan Mertojoyo Selatan Blok C No. 20, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Surya. Rifky Edgar

SURYA.co.id | MALANG - Pria bernama Islam (44), seorang pekerja bangunan meninggal dunia setelah jatuh dari atap rumah kos berlantai tiga di Jalan Mertojoyo Selatan Blok C No. 20, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (4/12/2018).

Menurut Nur Wahid (30) saksi mata, kejadian terjadi pada pukul 08:30 WIB.

Korban terjatuh dengan posisi kepala lebih dulu ke tanah, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

"Ada dua orang pekerja di sana, kulinya berada di lantai dua, sedangkan korban berada di lantai tiga. Mereka sedang menggarap bekisting," ucapnya saat ditemui SURYAMALANG.COM Selasa (4/12/2018).

Setelah mengetahui korban terjatuh, Wahid memanggil warga setempat untuk segera memberikan pertolongan.

Kemudian ia menghubungi pihak Rumah Sakit terdekat agar korban segera ditangani.

"Suara jatuhnya seperti debog (pohon pisang) yang jatuh, setelah itu saya mencoba menelepon Rumah Sakit Islam Malang. Warga sendiri takut untuk menolong korban," ungkapnya.

Sementara itu, Agus Priyo, Ketua RT setempat mengatakan, korban ialah warga Dusun Waringin, Pakis, Kabupaten Malang.

Korban diduga terjatuh diakibatkan beban bekisting yang terlalu berat.

"Pihak pemilik rumah sebenarnya sudah melarang korban untuk mengerjakan di lantai tiga. Karena kondisi di lantai dua belum selesai," ujarnya.

Kini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang

Sementara itu, pihak pemilik rumah enggan untuk dimintai keterangan.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved