citizen reporter

Lalapan Mbok Galak, Kuliner ala Anak Kos di Malang

Anak kos selalu memiliki tempat makan kesayangan. Di belakang kampus Universitas Negeri Malang, ada lalapan Mbok Galak yang menjadi kesayangan mereka.

Lalapan Mbok Galak, Kuliner ala Anak Kos di Malang
dokumen pribadi
Lalapan Mbok Galak di belakang Universitas Negeri Malang menjadi kesayangan anak kos di Malang.

Mahasiswa Malang yang tinggal ataupun kos di area Ambarawa, di belakang kampus Universitas Negeri Malang, pasti tidak asing dengan warung lalapan Mbok Galak.

Warung lalapan sederhana Mbok Galak menjadi warung kesayangan yang tidak pernah sepi. Mbok Galak cocok menjadi rekomendasi anak kos di Malang. Anak kos ya, jadi ekspektasinya juga harus disesuaikan jika ingin mencoba.

Kuliner andalan anak kos tentunya yang tidak perlu merogoh kocek terlalu banyak, namun dapat memanjakan lidah. Harganya pas di kantong mahasiswa  di Malang dengan kualitas rasa yang dijamin nagih. Lalapan Mbok Galak bisa dinikmati mulai dari Rp 6.000. Murah bukan?

Jangan khawatir tidak kenyang. Dengan harga yang bersahabat, lalapan Mbok Galak memenuhi kebutuhan perut anak kos yang kelaparan.

Dalam sebungkus ada nasi porsi penuh, sayur dan lalapan kubis goreng, terong, mentimun, lengkap dengan kerupuk, dan sambal yang melimpah.

Bagi anak kos yang sudah menyediakan nasi sendiri, bisa juga membeli lalapan Mbok Galak tanpa nasi. Jadi tetap dengan sayur lalapan dan sambal tanpa mengurangi porsinya. Harganyapun tentunya lebih murah, mulai dari Rp 2.500 saja.

Penjualnya biasa disapa Ibu Yul. Walaupun menu lalapan yang dijual Ibu Yul terbatas hanya tahu, tempe, dan telur goreng, pelanggannya rela mengantre panjang demi mendapatkan masakan lezat Ibu Yul.

Rasa sambal terasi khas ala Mbok Galak yang langsung diulek di tempat, akan membuat siapa pun yang mencicipinya tidak segan untuk kembali lagi menjadi langganan.

“Kalau pagi saya juga jual nasi pecel, mulai pukul 05.30. Kalau sore ganti lalapan, buka mulai pukul 16.00,” ungkap Ibu Yul dengan ramah ketika ditemui Senin (26/11/2018).

Itu strategi bisnis yang menarik. Pagi, ketika orang membutuhkan makanan siap saji, seporsi pecel menjadi andalan. Istirahat sebentar, Ibu Yul sudah harus menyiapkan dagangan untuk sore: Lalapan Mbok Galak.

Bukan hanya lalapan yang dicari, nasi pecelnya juga juara. Racikan Ibu Yul memang mantap. Ia juga berpihak pada mahasiswa. Nasi pecelnya dijual Rp 5.000 saja per bungkus.

“Biasanya sih, pelanggan saya kebanyakan dari mahasiswa yang kos daerah sini,” sambungnya.

Silvia Arina Hidayati
Mahasiswa PGSD
Universitas Negeri Malang
silvia.arinahidayah@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved