citizen reporter

Ikuti Kemah Buku di Kediri, Sehari Jelajah Desa dengan Buku

Selama Kemah Buku yang berlangsung di Kabupaten Kediri, anak-anak bebas membaca buku sambil menjelajah desa.

Ikuti Kemah Buku di Kediri, Sehari Jelajah Desa dengan Buku
dokumen pribadi
Selama sehari, Minggu (11/11/2018), anak-anak mengikuti Kemah Buku di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.

Kemah Buku membuat Minggu menjadi hari yang indah untuk semua orang, tidak terkecuali anak-anak di Desa Jambu, Kecamatan Kayen, Kabupaten Kediri. Mereka bisa membaca buku di sawah.

Kemah Buku menjadi program Taman Baca Masyarakat (TBM) di Kediri.

Anak-anak di Desa Jambu, Kabupaten Kediri bebas bereksplorasi dengan buku. Selama sehari, mereka diajak mengikuti seluruh aktivitas Kemah Buku.

Di Taman Baca Masyarakat (TBM) Gelaran Buku Jambu, 54 anak-anak usia SD tengah mengikuti Kemah Buku #2, Minggu (11/11/2018).

Dengan tema Menjelajah Dunia Dengan Buku, berbagai kegiatan menarik dilangsungkan mulai pukul 07.00 hingga 16.30.

Beberapa kegiatan menarik itu dimulai dari pembagian tenda yang diberi nama pulau-pulau yang ada di Indonesia. Juga dilangsukan jelajah buku, bercerita, hingga bermain dengan dolanan tradisional pun membuat anak-anak betah di Kemah Buku.

“Selain berkemah sambil bermain, anak-anak bisa menyelami buku-buku. Hari libur menjadi menyenangkan karena bertemu teman-teman,” ujar Riza Bahrudin, kordinator acara Kemah Buku.

Pada Jelajah Buku yang dimulai pukul 08.45, anak-anak diajak mengenal alam sekitar desa mereka yang asri itu. Sambil berjalan-jalan di sekitar sawah, anak-anak juga asyik membaca buku sambil mendiskusikannya.

“Mereka ada yang mulai membaca buku untuk mengenal tumbuhan-tumbuhan, ada juga yang membawa buku cerita Si Kancil kesayangan mereka,” terang Riza.

Setelah para anak-anak menjelajah alam sekitar mereka dengan membaca buku sambil bernyanyi-nyanyi, akhirnya mereka kembali ke sekitar tenda. Saat itulah mereka mendengarkan berbagai cerita anak dari para sukarelawan TBM. Berbagai cerita mulai dari fabel hingga legenda diperdengarkan.

“Kami juga adakan workshop koran. Jadi, kami ajari anak-anak memanfaatkan koran bekas menjadi barang yang lebih berguna, seperti membuat kotak pensil dari limbah koran,” ungkapnya.

Ahmad Ikhwan Susilo, Ketua TBM Gelaran Buku Jambu sangat senang melihat antusias anak-anak Jambu mengikuti kegiatan demi kegiatan di Kemah Buku. Kegiatan yang mereka adakan tidak bertarget muluk.

Mereka ingin anak-anak minimal senang dengan aktivitas membaca. Tidak hanya itu, dengan berbagai permainan yang mengadu ketangkasan dengan bekerja sama dalam tim diharapkan anak-anak senang bekerja sama dalam segala hal.

“Yang paling penting mereka senang berteman, daripada hanya sibuk dengan gawainya saja,” tegasnya.

Moh Fikri Zulfikar
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Pascasarjana Universitas Negeri Malang
fikrizulfikar982@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved