Bisnis

Hampir Setahun Sudah Melantai di Bursa Efek, ini Langkah-langkah Strategis Campina

Sejak awal tahun 2018, PT Campina Ice Cream Industry telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini langkah-langkah strategisnya tahun depan.

Hampir Setahun Sudah Melantai di Bursa Efek, ini Langkah-langkah Strategis Campina
ist/kontan
Illustrasi es krim Campina 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sejak awal tahun 2018, PT Campina Ice Cream Industry telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan langkah bisnis tersebut, perusahaan dengan kode CAMP inipun menyiapkan langkah-langkah strategis untuk pengembangan di tahun depan.

"Tahun depan, di tengah kondisi ekonomi global maupun nasional yang melambat, serta persaingan ketat industri es krim, kami siapkan pengembangan usaha dengan meluncurkan produk baru di 2019," kata Samudera Prawirawidjaja, Presiden Direktur CAMP, saat public expose di Surabaya, Selasa (4/12/2018).

Sebagai pemegang pangsa pasar 20 persen, pihaknya akan terus melakukan inovasi produk berkelanjutan yang berkualitas prima untuk memelihara loyalitas konsumen dan meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk es  krim Campina.

"Kami berusaha untuk selalu mengeluarkan produk yang kekinian mengikuti tren yang sedang hangat di masyarakat," tambah Samudera.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, Perusahaan optimis akan terus tumbuh dan berkembang pada tahun-tahun yang akan datang. Produk baru yang diluncurkan tahun 2019 antara lain, dengan masuk ke segmen pasar baru, yaitu es krim premium dan es krim Refreshment.

"Dengan memasuki kedua segmen pasar tersebut, Perusahaan optimis akan memperkuat eksistensi brand Campina sebagai pemain utama es krim di Indonesia," tambah Adji Andjono Purwo, Direktur Penjualan PT CAMP.

Menurut Adji, pihaknya menyadari bahwa tren milenial saat ini sangat berkembang pesat sehingga perusahaan memandang perlu untuk memberi perhatian besar dan memanfaatkan hal ini untuk kemajuan.

"Termasuk rencana kami membuka cafe atau stan produk premium Campina di mal atau tempat umum, keramaian, atau dengan penampilan tempat yang kekinian," tambah Adji.

Selain itu di tahun 2019, pihaknya tetap memggandeng Disney untuk segmen es krim bagi anak-anak dengan seri Frozen. "Bersamaan dengan peluncuran film Frozen baru oleh Disney yang akan meluncur di tahun 2019," tambah Samudera.

Sementara di segmen remaja, seri produk hula-hula meluncurkan rasa baru, yaitu rasa jagung manis.
Sementara untuk penjualan, pihaknya menyiapkan strategi penjualan melalui Digital Marketing Strategy, dengan memanfaatkan semua digital platform yang saat ini digandrungi masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved