Citizen Reporter

Belajar Menabung Sejak Dini Pakai Kurikulum Cha-Ching ala SDN Suko 2 Kecamatan Sidoarjo

Dalam kurikulum Cha-Ching anak akan belajar perputaran uang dimulai dari bagaimana uang dibuat, dicetak, disalurkan ke bank dan ATM.

Belajar Menabung Sejak Dini Pakai Kurikulum Cha-Ching ala SDN Suko 2 Kecamatan Sidoarjo
Citizen Reporter
Belajar Menabung Sejak Dini Pakai Kurikulum Cha-Ching ala SDN Suko 2 Kecamatan Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bermain adalah cara anak-anak belajar. Dikemas menarik dengan video musik, anak-anak diajak untuk melihat bagaimana Cha-Ching, sebuah grup musik menjalani kegiatannya sehari-hari.

Itu mulai dari berbelanja untuk grup, mengatur perjalanan roadshow, membantu sesama, mencari uang, sampai berinvestasi.

Dalam kurikulum Cha-Ching anak akan belajar perputaran uang dimulai dari bagaimana uang dibuat, dicetak, disalurkan ke bank dan ATM, serta bagaimana orang bisa mendapatkan uang dengan cara bekerja.

Puisi Karya Sastrawan Indonesia Muhammad Yamin, WS Rendra, dan Taufik Ismail di Ajang Lomba Puisi

Selain itu, anak-anak diarahkan untuk bisa bijak dalam menggunakan uang, menyimpan uang, dan melakukan donasi atau amal.

SDN Suko 2 Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (16/10/2018) mengadakan sosialisasi pentingnya menabung sejak dini yang dikenal dengan kurikulum Cha-ching.

Sosialisasi itu dilaksanakan di musala. Sosialisasi diikuti siswa kelas 3. Kegiatan itu untuk meningkatkan kesadaran dan minat siswa dalam menabung. Mereka sudah bisa memahami manfaat menabung.

Siti Anisah, Kepala SDN Suko 2 menuturkan, menabung harus ditanamkan sejak dini. Program kerja itu menunjukkan kepedulian terhadap tingkat konsumtif siswa SD yang tergolong tinggi.

Eddy Supriyanto, Wali Kelas 3 mengatakan, minat menabung pada siswa SD saat ini masih kurang. Banyak dari mereka yang lebih memilih untuk membelanjakan uang sakunya.

"Setiap hari siswa selalu menghabiskan uangnya untuk belanja, baik itu untuk membeli makanan atau mainan. Kurikulum ini bukan mengajari anak mencari uang, tetapi bagaimana cara mengelola keuangan,” katanya.

Tujuan memberikan pendidikan keuangan sejak dini adalah untuk memberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya nilai uang.

Diharapkan anak-anak dapat membuat keputusan finansial yang lebih baik saat dewasa.

Salah seorang siswa, Afzhal Afa Riwahyudi mengatakan, bersemangat menabung seusai menyaksikan video cha-ching.

“Saya dan teman-teman langsung memasukkan uang saku ke dalam celengan untuk ditabung," ucapnya.

Rahmat Asmayadi
Penulis Lepas
rahmatelfikr@gmail.com

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved