Liputan Khusus Utang Online

Jangan Sembarangan Utang Online, Pahami Aturannya Dulu

Jangan sembarangan meminjam uang secara online via fintech. Simak panduan dari financial planner berikut ini...

Jangan Sembarangan Utang Online, Pahami Aturannya Dulu
ist
Ilustrasi 

Oleh : Willy Filosofia, Financial Planner

Kemajuan pesat di bidang digital merambah hampir ke semua lini. Dalam industri finansial, muncul yang namanya financial technology (fintech), sebuah inovasi di dalam bidang jasa keuangan.

SURYA.co.id | Fintech bisa mencakup banyak hal keuangan. Inovasi yang ditawarkan fintech sangat luas dan beragam segmen. Beberapa contoh bisnis fintech adalah proses jual beli saham, pembayaran, peminjaman uang (lending) secara peer to peer, transfer dana, investasi ritel, perencanaan keuangan (personal finance) dan lainnya.

Perkembangan dalam finansial ini menyebabkan perubahan pada pola transaksi keuangan masyarakat. Ke depan tidak ada lagi antrean panjang di bank, karena semua serba online dan menggunakan teknologi.

Bank Indonesia (BI) telah membuat empat klasifikasi fintech. Di antaranya crowfunding dan peer to peer lending. Di sini fintech berfungsi untuk mencarikan investor yang akan menanam modalnya. Bisa untuk usaha yang sudah lama berjalan atau untuk UMKM.

Crowfunding itu seperti halnya penggalangan dana untuk bantuan bencana alam, misalnya. Jadi dana yang dikumpulkan dari beberapa sumber (patungan) kecil tapi banyak. Sedangkan peer to peer (P2P) memudahkan masyarakat atau UMKM memperoleh pendanaan, meskipun tidak memiliki rekening di bank. Keduanya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian market agregator, fintech di sini sebagai pembanding beberapa fasilitas fintech yang sudah ada.

Misalnya, pengguna akan melakukan pinjaman untuk pembiayaan pembelian kendaraan. Maka fintech akan menyesuaikan data keuangan kita dengan beberapa fasilitator pembiayaan yang ada. Jadi nasabah bisa membandingkan mana yang sesuai dengan kondisi keuangannya.

Utang Online via Fintech, Arum Stres Diteror Penagih Utang

OJK Tak Urusi Cara Penagihan Utang Online yang Diberikan Fintech Ilegal

Risk and investment management. Berfungsi seperti financial planner. Memberikan informasi tentang Investasi yang aman dan cocok. Resiko dan keuntungan juga diberikan secara jelas di sini, juga layanan managemen aset. Sehingga dalam menjalankan sebuah usaha lebih teratur.

Payment settlement and cleaning, fintech sebagai pengganti cara orang bertransaksi. Sebagai payment gateway pembayaran, transfer, semua bisa dilakukan. Proses ini diawasi secara ketat oleh Bank Indonesia, karena melibatkan perputaran uang yang menjadi tanggung jawab BI. Contoh penggunaannya adalah e money, pembayaran online, e-toll dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved