Berita Kediri

Walikota Kediri Minta Guru Tak Membebani Siswa Dengan PR. Ini Alasannya

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengingatkan guru agar tidak membebani siswa dengan tugas pekerjaan rumah (PR). Apa alasannya?

Walikota Kediri Minta Guru Tak Membebani Siswa Dengan PR. Ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Walikota Kediri menerima karangan bunga saat menghadiri Peringatan Hari Guru di Momorial Park, Kota Kediri, Rabu (28/11/2018). Dalam kesempatan itu, Walikota Kediri meminta guru tidak membebani siswa dengan PR. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengingatkan guru agar tidak membebani siswa dengan tugas pekerjaan rumah (PR). Apalagi hasil studi dari negara maju, memberikan PR tidak meningkatkan daya saing siswa.

"Anak-anak sekarang sudah banyak kegiatan jangan diberi PR, tapi diajar secara intensif. Salah satunya diajak memecahkan permasalahan," ungkap Abdullah Abu Bakar saat menghadiri peringatan Hari Guru di Memorial Park, Rabu (28/11/2018).

Dijelaskan Walikota, kalau anak-anak terlalu banyak diberi PR, dikhawatirkan malah tidak sempat belajar mata pelajaran lainnya.

"Kalau banyak PR anak-anak kehilangan waktu dengan keluarga dan kehilangan waktu untuk belajar," jelasnya.

Diungkapkan, dari hasil penelitian di sejumlah negara maju, dengan memberikan banyak PR kepada siswa tidak akan meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing anak.

Sementara kepada para guru, diharapkan terus mengembangkan potensi diri, baik dari pendidikan keguruan, sosial dan kemasyarakatan lainnya.

"Di era industri, dunia pendidikan diarahkan untuk menghasilkan anak-anak berjiwa mandiri. Untuk itu diperlukan tenaga pendidik dan pengajar yang aktif serta terus berinovasi," jelasnya.

Walikota berterima kasih karena keberadaan guru telah memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan anak-anak di Kota Kediri.

"Keberadaan panjenengan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa memberikan kontribusi pada dunia pendidikan dan mencerdaskan anak-anak di Kota Kediri menjadi lebih baik," ujarnya.

Malahan kerja keras tenaga pendidik dan pengajar, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Kediri mencapai angka 77,13.

"IPM kita berhasil melampaui IPM nasional dan provinsi sehingga harus kita tingkatkan dan evaluasi agar lebih baik lagi," ungkapnya.

Saat ini pendidikan di Kota Kediri telah menjadi barometer bagi pendidikan di daerah sekitar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya siswa maupun mahasiswa dari daerah lain yang belajar di Kota Kediri.

Peringatan Hari Guru juga dimeriahkan dengan penampilan pelajar serta guru yang membawakan paduan suara serta tari-tarian dan atraksi seni.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved