Berita Jawa Timur

Pakde Karwo Sebut Program Gubernur Baru Bisa Dimaksimalkan Melalui Perubahan RPJMD

Gubernur Jatim, Soekarwo, elah memasukkan beberapa item yang menjadi usulan Gubernur Jatim, terpilih, Khofifah Indar Parawansa, ke dalam RPJMD.

Pakde Karwo Sebut Program Gubernur Baru Bisa Dimaksimalkan Melalui Perubahan RPJMD
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Gubernur Jatim, Soekarwo berjalan bersama para anggota DPRD Jatim seusai Rapat Paripurna di DPRD Jatim, Rabu (28/11/2018). Dalam rapat paripurna itu, Soekarwo mengaku bangga karena selama 10 tahun jadi Gubernur Jatim, keputusan dalam pembahasan perda di Jatim tak pernah dilakukan lewat voting. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur tahun 2019 belum dapat memaksimalkan masukan dari Gubernur Jatim terpilih periode 2019-2024.

Sebab, pengesahan APBD untuk tahun 2019 masih menjadi rancangan Gubernur Jatim periode 2014-2019, Soekarwo.

Berdasarkan penjelasan Pakde Karwo, secara konstitusi, rancangan APBD 2019 masih menjadi kewenangannya. Meskipun demikian, ia telah memasukkan beberapa item yang menjadi usulan Gubernur Jatim, terpilih, Khofifah Indar Parawansa.

"Kebetulan, memang kami akomodir. Namun, ini kan belum konstitusional. Sebab, kalau secara konstitusional, kan nggak bisa. Itu kan masih haknya gubernur lama," tegasnya ketika ditemui setelah pengesahan Rapat Paripurna di DPRD Jatim, Rabu (28/11/2018).

Menyiasati hal ini, Pakde Karwo mengusulkan agar Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dapat disusun lebih awal. Dengan adanya RPJMD baru, pemerintahan provinsi yang baru akan bisa segera menyusun Perubahan Anggaran Keungan (PAK).

Baca : 10 Tahun Jadi Gubernur Jatim, Soekarwo Bangga Pembahasan Perda di DPRD Tak Pernah Lewat Voting

PAK tersebut nantinya bisa menjadi dasar Perubahan APBD (P-APBD) di tengah tahun dengan mengakomodir program gubernur baru. Di dalam penyusunan RPJMD tersebut pihaknya mengusulkan kepada DPRD untuk memberikan inisiatif.

Yakni, DPRD Jatim membuat surat ke Gubernur Jatim terpilih. "Isinya, tolong begitu dilantik, sehari-dua hari langsung mengajukan RPJMD," kata Pakde Karwo.

Apabila pengesahan tersebut tepat waktu, maka perubahan anggaran bisa dilakukan tengah tahun. "Misalnya, Februari dilantik (kemudian mengajukan RPJMD), Maret (RPJMD) diputuskan, April bisa PAK," jelas Gubernur Jatim dua periode tersebut.

Menurutnya, penyusunan RPJMD yang dilakukan lebih awal tersebut lebih baik dibanding harus menunggu hingga akhir tahun.

"Hal itu bisa karena sebagai budget policy yang paling masuk akal daripada PAK harus diajukan Juli-Agustus," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved