Pemilu 2019

Pengamat Politik UTM : Kampanye Door to Door Efektif untuk Pemenangan Pilpres dan Pileg

Kampanye door to door sangat efektif baik untuk pemenangan Pilpres maupun Pileg.

Pengamat Politik UTM : Kampanye Door to Door Efektif untuk Pemenangan Pilpres dan Pileg
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Pembekalan Caleg PDIP provinsi dan kabupaten/kota di Jatim untuk mendorong kapasitas para kader dalam menjalankan program-program partai. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, menilai langkah PDIP untuk meninggalkan model kampanye pengumpulan serta pengerahan massa dan memilih untuk lebih fokus ke kampanye door to door sangat efektif baik untuk pemenangan Pilpres maupun Pileg.

Untuk pemenangan Pileg, model door to door ini menurut Surokim akan memperkuat efek ekor jas yang didapatkan PDIP atas pencapresan Jokowi.

Menurut Surokim, dengan face to face, tingkat keefektifan kampanye akan semakin tinggi dibandingkan dengan pengumpulan massa walaupun memang dibutuhkan tenaga yang lebih besar.

"Pengerahan tenaga ini perlu dan PDIP tidak boleh santai melihat Gerinda yang juga mendapatkan efek ekor jas dari pencalonan Prabowo," lanjut peneliti Surabaya Survei Center (SSC) ini.

Cara ini lanjut Surokim juga efektif untuk menarik calon pemilih yang masih bimbang atau bahkan belum tahu harus memilih siapa.

"Sampai sekarang angka swing voter masih 34 persenan dan undicided voternya masih 25 persen an di Jatim, jadi masih 60 persen yang harus direbutkan oleh banyak pihak," ucapnya

Selain dalam rangka pemenangan, model door to door ini juga bertujuan untuk mengedukasi calon pemilih terkait Pemilu 2019.

Terutama bagaimana membedakan kertas suara untuk memilih DPD, DPRD kabupaten kota, DPRD provinsi, dan presiden.

"Di Pemilu ini menjadi pengalaman pertama ketika orang memilih dengan kertas suara sedemikian banyak sementara kemampuan orang untuk mengingat itu juga terbatas, jadi juga harus ada pendekatan khusus yang lebih efektif untuk menyasar pemilih," pungkasnya. (sofyan arif candra)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved