Berita Lifestyle

Gemas Ingin Menyentuh dan Memencet Jerawat? Ternyata Ini Sebabnya

Refleks tersebut merupakan mekanisme pertahanan diri yang diturunkan sejak zaman nenek moyang.

Gemas Ingin Menyentuh dan Memencet Jerawat? Ternyata Ini Sebabnya
surya/pipit maulidiya
Ilustrasi jerawatan 

SURYA.co.id - Menyentuh jerawat lalu ingin memencetnya seolah menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Peringatan dari dokter kulit bahwa kebiasaan ini bisa menyebabkan jerawat makin meradang dan akhirnya menimbulkan bekas di wajah, tampaknya tidak mempan.

Bahkan di YouTube ada channel tentang tindakan mengekstraksi jerawat dan komedo, yang banyak ditonton orang.

Video-video tersebut sudah ditonton 10 juta kali.

Para pakar menyebut, kebiasaan buruk memencet jerawat itu sangat terkait dengan refleks jijik manusia.

"Ada sebagian orang, saya juga termasuk, yang senang memetik dan menggores," kata profesor Val Curtis dari London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Mereka adalah orang yang sensitif dan jijik terhadap parasit luar sehingga sulit menahan diri untuk tidak memencet, menggaruk atau merobek keropeng, atau pun permukaan yang kotor.

"Bahkan kami sering tidak tahan melihat komedo di kulit orang lain," katanya seperti dikutip dari Time.com.

Menurut Curtis, refleks tersebut merupakan mekanisme pertahanan diri yang diturunkan sejak zaman nenek moyang.

"Kebiasaan itu adalah adaptasi dari proses evolusi yang bisa menghindarkan kita dari makan atau menyentuh sesuatu yang bisa memicu penyakit," katanya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved