Berita Pasuruan

Puluhan Pengedar Obat Keras Berbahaya di Pasuruan Ditangkapi Polisi, Segini Barang Buktinya

Sebanyak 11 pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) diringkus Satresnakroba Polres Pasuruan dalam sepekan.

Puluhan Pengedar Obat Keras Berbahaya di Pasuruan Ditangkapi Polisi, Segini Barang Buktinya
Surabaya.Tribunnews.com/Galih Lintartika
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo (tengah) saat menunjukan barang bukti obat terlarang dan berbahaya, Senin (26/11/2018) siang 

Laporan Wartawan Surya, Galih Lintartika 

SURYA.co.id | PASURUAN - Sebanyak 11 pengedar Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) diringkus Satresnakroba Polres Pasuruan dalam sepekan. Semua tersangka ditangkap di sejumlah wilayah di Pasuruan.

Dari penangkapan itu, Korps Bhayangkara berhasil menyita barang bukti kurang lebih 10 ribu okerbaya dan 2,22 gram sabu - sabu.

"Mereka kami amankan, setelah kami mendapatkan laporan. Selama ini, mereka sangat meresahkan lingkungan," kata Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo, Senin (26/11/2018) siang

Rizal, sapaan akrabnya, menjelaskan, ke - 11 tersangka ini sudah menjadi incaran selama ini. Mereka kerap mengedarkan ke sejumlah kalangan di Pasuruan.

"Ada kalangan pelajar, anak jalanan, dan pekerja. Sasarannya banyak, makanya ini sangat berbahaya kalau tidak dihentikan," terangnya.

Rizal berjanji , pihaknya akan memerangi peredaran Okerbaya dan Narkoba di Pasuruan. Ia yang baru saja menjabat Kapolres Pasuruan sudah bertekad untuk mengentikan praktik peredaran Okerbaya dan Narkoba di Pasuruan.

"Kami akan perang melawan peredaran Okerbaya dan Narkoba. Ini baru tahap awal, nanti ke depan, kami akan berantas dan ungkap lebih banyak lagi tersangka dan barang buktinya" urai dia.

Dikatakan Rizal, dalam pemeriksaan, sistem penjualan mereka sudah tertata rapi. Jadi, mereka kulakan ke bandar dan dijual lagi dalam bentuk plastik klip kecil. Isinya 9 butir dan dijual dengam harga Rp 20.000.

"Normalnya isinya 10 per plastik, tapi mereka kurangi 1 yang biasa mereka gunakan sendiri. Mereka ini rata - rata pengguna okerbaya semua," jelas dia.

Ia juga menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap, ke-11 tersangka menjual okerbaya ke rekan - rekan terdekat mereka.

"Jadi mereka punya komunitas sendiri. Mereka punya sandi sendiri untuk memperjualbelikan okerbaya. Kami kedepan berjanji akan memerangi okerbaya ini," pungkas dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved