Berita Lifestyle

Delapan Cara Mudah Kurangi Kecanduan Berbelanja, Nomer Lima Paling Mudah Dilakukan

Berbelanjalah pada barang-barang yang memang sudah menjadi kebutuhan utama untuk setiap bulannya.

Delapan Cara Mudah Kurangi Kecanduan Berbelanja, Nomer Lima Paling Mudah Dilakukan
pixabay
Ilustrasi berbelanja 

SURYA.co.id - Anda mudah terbujuk dengan diskon besar dan sering menggosok kartu kredit untuk berbelanja?

Atau berbelanja di situs belanja online maupun konvensional, membuat hasrat belanja Anda semakin bertambah?

Artinya, ini waktunya bagi Anda untuk mengurangi kebiasaan itu. Karena jika diteruskan maka akan mengganggu cash flow Anda.

Seharusnya, pemasukan didahulukan untuk kebutuhan wajib dan sisanya bisa dijadikan kebutuhan sekunder (termasuk shopping)

Namun hal itu justru akan berjalan sebaliknya jika kita mendahulukan hasrat belanja (kebutuhan sekunder).

Seorang profesor sains kesehatan di Indiana University, Ruth Engs, Ed.D mengungkapkan, terkadang kebiasaan belanja disebut sebagai shopacholism, kecanduan berbelanja yang dapat mengacaukan kehidupan seseorang, keluarga, dan keuangan.

Beberapa bukti baru mengungkapkan, beberapa orang, sekitar 10-15 persen mungkin memiliki sebuah kecenderungan genetis untuk menjadi seorang pecandu, yang kemudian muncul karena dipicu lingkungan sekitarnya.

Melansir artikel aladokter.com, mengenai kesehatan mental pada pecandu belanja.

Dalam artikel tersebut menyebutkan, peneliti di bidang medis percaya otak manusia mengasosiasikan belanja dengan perasaan seperti melayang, serupa dengan yang dirasakan mereka yang mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Itu sebabnya mereka merasakan dorongan untuk belanja lagi dan lagi.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved