Gaya Hidup

Perawatan Inject Whitening Oriskin Surabaya, Buat Wajah Lebih Cerah hingga Daya Tahan Tubuh Menguat

Dengan melakukan penyuntikan ini menurut dr. Pinardo Liadi, Dipl. AAAM, wajah bisa tampak lebih cerah, lembab

Perawatan Inject Whitening Oriskin Surabaya, Buat Wajah Lebih Cerah hingga Daya Tahan Tubuh Menguat
SURYA.co.id/Delya Octovie
Proses Inject Whitening dari Klinik Oriskin Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Inject Whitening menjadi satu di antara perawatan terpopuler Klinik Oriskin Surabaya.

Dengan melakukan penyuntikan ini menurut dr. Pinardo Liadi, Dipl. AAAM, wajah bisa tampak lebih cerah, lembab, hingga daya tahan tubuh menjadi lebih kuat.

"Penyuntikan akan dilakukan sekali saja di pembuluh darah vena. Isinya ada whitening vitamin C, kolagen, dan luthatione," katanya, Jumat (23/11/2018).

IPL Photo Rejuvenation, Treatment Sinar yang Membantu Meremajakan Kulit

Sebelum proses penyuntikan, Pin menyarankan pasien untuk tenang dan harus sudah makan.

"Sebenarnya tidak ada alasan khusus, tapi kalau belum makan lalu disuntik, itu kan kadang orang takut, nah cenderung asam lambungnya naik," jelasnya.

Kemudian, pasien juga perlu memberitahu alergi serta riwayat penyakit yang dimiliki.

Setelah dilakukan penyuntikan, Pin menyebut respon orang berbeda-beda.

Ada yang setelah seminggu baru terlihat, justru biasanya di bagian tubuh lain karena tangan dan wajah terpapar matahari.

Inject Whitening amannya dilakukan dua minggu sekali hingga sebulan sekali, tergantung usia pasien.

Pada pasien yang berusia 50 tahun ke atas, Pin menyarankan Injet Whitening sebulan sekali saja.

"Tidak ada aturan khusus, tapi takutnya kalau sudah usia segitu tensi tinggi, dan penyakit lain, lalu ginjal juga sudah tidak sebagus dulu," terangnya.

Pin mengimbau pasien melakukan Inject Whitening mulai usia 20 tahun ke atas.

"Sekali lagi, tidak ada aturan khusus, tapi kami hanya tidak ingin pasien memikirkan kecantikan saja, harus memikirkan kesehatan juga. Jangan sampai nanti ginjalnya kenapa-kenapa," tuturnya.

Setelah penyuntikan, pasien tidak disarankan minum banyak-banyak, dan jika sedang mengonsumsi obat, baiknya dikonsumsi dua jam setelah perawatan.

"Habis suntik jangan langsung minum banyak-banyak, kalau punya darah tinggi, takutnya beban ke jantung," pungkasnya.

Penulis: Delya Octovie
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved