Berita Tuban

Mabuk Sambil Bawa Senjata Tajam, Pria Tuban Ini Obrak-Abrik Sebuah Warung. Begini Kata Polisi

Dalam kondisi mabuk dan membawa senjata tajam sebilah pedang, Suprianto marah- marah dan menanyakan keberadaan pemilik warung

Mabuk Sambil Bawa Senjata Tajam, Pria Tuban Ini Obrak-Abrik Sebuah Warung. Begini Kata Polisi
istimewa
Petugas mengamankan pelaku pengerusakan warung dengan menggunakan senjata tajam 

SURYA.co.id | TUBAN - Pengerusakan sebuah warung terjadi di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Jumat (23/11/2018). Kejadian berawal saat Suprianto (43), warga setempat mendatangi warung milik Agus Setiyadi (33), warga Desa/ Kecamatan Trucuk, Bojonegoro.

Dalam kondisi mabuk dan membawa senjata tajam sebilah pedang, Suprianto (terlapor) marah- marah dan menanyakan keberadaan pemilik warung.

Lalu dijawab saksi Villanova Fifi Mariani tidak ada. Tanpa diduga, pelaku merusak barang-barang yang ada di dalam warung dengan senjata tajam.

"Pelaku datang ke warung dalam kondisi mabuk menanyakan keberadaan pemilik, lalu merusak isi warung menggunakan sebilah pedang," kata Kapolsek Parengan, AKP Basir.

Kapolsek menjelaskan, adapun barang-barang berharga yang rusak dibacok yaitu etalase tempat makanan, kursi plastik, galon tempat air minum, kipas angin, laptop bermerk, dan sebuah amplifier.

Seluruh barang yang dibacok pelaku itu pun kini dalam kondisi rusak. Tidak ada korban luka atau jiwa, hanya saja untuk taksir kerugian yaitu mencapai Rp 6,1 juta.

"Sejumlah barang yang dibacok rusak," ujar perwira berpangkat tiga balok di pundak tersebut.

Basir menambahkan, begitu mengetahui kejadian itu pemilik warung tak terima dan melaporkan kejadian pengrusakan kepada kepolisian setempat.

Selanjutnya petugas melakukan pengembangan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi.

"Terlapor sudah kami amankan, barang bukti yang dirusak dan pedang juga turut diamankan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved