Pemilu 2019

Logo Muslimat NU Dicatut #2019GantiPresiden, Khofifah Minta Segera Dicabut

Logo Muslimat NU dicatut untuk kegiatan yang melibatkan tokoh #2019GantiPresiden. Khofifah Indar Parawansa pun meminta segera dicabut.

Logo Muslimat NU Dicatut #2019GantiPresiden, Khofifah Minta Segera Dicabut
ist
Poster kegiatan kelompok #2019GantiPresiden yang memasukkan logo Muslimat NU. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Logo Muslimat NU dicatut dalam sebaran kegiatan Tabligh Akbar dan Silaturahmi Lintas Ormas serta pengukuhan pengurus DPW RGP Wilayah Lampung.

Dalam promosi agenda yang bakal dihadiri oleh Neno Warisman dan Sang Alang yang merupakan motor #2019GantiPresiden itu, tampak terpampang logo Muslimat NU sebagai pihak pendukung.

Hal itu menjadi perhatian Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa. Wanita yang juga Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024 itu menyatakan bahwa pencatutan logo Muslimat Nu itu dilakukan sepihak dan tanpa izin.

"Saya mohon itu segera dicabut. Jadi sebaiknya kita saling menjaga," kata Khofifah, Kamis (22/11/2018).

Dalam poster yang viral di media sosial, disebutkan bahwa acara akan diselenggarakan pada tanggal 25 November 2018 mendatang di GOR Sukung Sukabumi.

Menurut Khofifah pencatutan logo Muslimat NU dilakukan tanpa koordinasi dan sepihak membuat banyak kalangan menanyai dan mengkonfirmasi Khofifah.

Baca: Warga Bangkalan Bersatu Bareng Khofifah di Deklarasi JKSN untuk Jokowi-Kiai Maruf Amin

Baca: Prabowo Bilang Miris Lihat Pemuda Jadi Tukang Ojek Setelah Lulus SMA, ini Penjelasan Gerindra Jatim

Baca: Grace Natalie Diperiksa Polisi, PSI Jatim: Kami Tak Akan Berhenti Melawan Intoleran

Sebab sebagaimana diketahui bahwa selama ini Khofifah bersama Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) sudah keliling dan memviralkan dukungan untuk capres dan cawapres Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

"Semangat-semangat yang kami ingin bangun, support pasangan yang kita dukung, tetap harus menjaga harkat dan martabat elemen2 lain. Mudah-mudahan itu disadari oleh siapapun," kata Khofifah.

Menurutnya gara-gara logo itu, dan menyebarnya informasi tersebut, banyak pihak mulai pengurus Muslimat NU, dan komunitas lain yang menghubungi dirinya.

Menanyakan bagaimana bisa logo Muslimat NU bisa masuk dalam poster tersebut. Padahal hal tersebut kontra dengan realitas di lapangan.

"Saya banyak dapat pertanyaan dari ketua-ketua cabang pengurus dan komunitas lainnya. Saya sampaikan bahwa Itu diambil sepihak dan kami tidak mengizinkan hal itu dilakukan siapapun," katanya.

Ia berharap pihak yang mencatut logo Muslimat NU tersebut bijaksana dan segera melakukan pencopotan logo dalam penyebaran poster di media sosial itu.

"Sekali lagi ini untuk kepentingan organisasi Muslimat NU," pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved