Persela Lamongan

Aji Santoso Ambisi Bawa Persela Lamongan Sebagi Tim Tak Terkalahkan di Kandang pada Liga 1 2018

Persela Lamongan, hanya menyisakan satu laga lagi, yaitu kala jamu Persib Bandung (1/12/2018)

Aji Santoso Ambisi Bawa Persela Lamongan Sebagi Tim Tak Terkalahkan di Kandang pada Liga 1 2018
surya.co.id/sugiharto
Ekspresi Pelaih Persela Lamongan Aji Santoso menyaksikan laga anak asuhnya menjamu Arema FC, Jumat malam (16/11/2018). 

Laporan Wartawan Surya, Khairul Amin

SURYA.co.id I LAMONGAN – Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, berambisi bawa timnya menjadi salah satu klub kontestan Liga 1 2018 yang tidak terkalahkan di laga kandang.

Pasalnya, hingga pekan ke-31, dari 16 laga kandang yang sudah dilakukan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu bisa menangkan laga di 10 pertandingan, enam laga lain berakhir imbang.

Persela Lamongan, hanya menyisakan satu laga lagi, yaitu kala jamu Persib Bandung (1/12/2018). Jika berhasil, maka Persela menjadi salah satu tim yang tidak terkalahkan di laga kandang.

Selain Persela, hingga pekan ke-31, hanya ada dua tim kontestan Liga 1 2018 yang belum merasakan kekalahan laga kandang, keduanya adalah Arema FC dan Barito Putera.

Arema FC 15 laga kandang, sembilan laga berhasil dimenangkan, sementara enam laga sisanya berakhir imbang. Sementara Barito Putera, dari 16 laga kandang, delapan laga berhasil di menangkan, sementara delapan laga sisanya berakhir imbang.

“Masih ada satu kali home. Itu yang menjadi poin sangat penting, karena saya menginginkan dalam pertandingan home terakhir, minimal tidak kalah, akan lebih bagus kalau sampai menang. Kalau tidak kalah, Persela menjadi salah satu tim tidak terkalahkan di kandang musim ini,”

Jika bisa kembali tidak kalah di laga kandang, menurut Aji Santoso itu akan menjadi prestasi membanggakan, sebab pelatih 48 tahun itu menilai banyak tim-tim besar kontestan Liga 1 2018 dengan materi mentereng kalah di laga kandang.

“Persela luar biasa kuat, dengan materi pemain yang tidak begitu berkilau atau pemain kelas satu di Indonesia, tapi bisa menjaga Surajaya sebagai tempat cukup angker terhadap lawan-lawannnya,” pungkas mantan pelatih Arema tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved