Berita Kediri

Tiga Pengedar Sabu di Kediri Ditangkap, Diduga Pengendalinya Bandar Narkoba Ini

Jaringan pengedar narkoba yang kami amankan operasinya lintas wilayah kabupaten sekitar Kediri,

Tiga Pengedar Sabu di Kediri Ditangkap, Diduga Pengendalinya Bandar Narkoba Ini
surya/didik mashudi
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal memperlihatkan tiga pengedar sabu- sabu yang diamankan Satresnarkoba, Senin (19/11/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Polisi bersikap tegas terhadap tiga pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Karena barang bukti narkoba yang diamankan mencapai 20,78 gram, bakal menjerat pelaku dengan hukuman maksimal pidana mati.

Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menegaskan, bakal menjerat tersangka dengan UU No 35/2009 tentang Narkoba pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2 karena barang bukti yang disita melebihi berat 5 gram.

"Ancaman maksimal dari pelaku pengedar narkoba dengan barang bukti lebih dari 5 gram adalah hukuman mati," tandas AKBP Roni Faisal kepada wartawan, Senin (19/11/2018).

Tiga pengedar sabu yang diamankan masing-masing, Winarno alias Win (55) warga Dusun Katang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Sutrisno alias Gisom (39) peternak lele warga Dusun Jeruk, Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri dan Yudi Aryanto (39) sopir warga Jl Pepaya, Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Kasus ini terungkap setelah petugas mengamankan Winarno.

Dari keterangan tersangka, petugas kemudian mengamankan Yudi Aryanto dan Sutrisno.

Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti sabu-sabu total 20,78 gram.

Barang bukti lainnya yang diamankan alat hisap, korek api gas, plastik klip serta tiga buah HP yang biasa dipakai melakukan transaksi.

"Ini langkah awal Satresnarkoba untuk memberantas jaringan pengedar narkoba. Kami akan mengembangkan melibatkan tim IT," jelasnya.

Kapolres menjelaskan perlu melibatkan tim IT karena memonitor saat melakukan penjualan juga menggunakan IT seperti HP dan internet.

"Jaringan pengedar narkoba yang kami amankan operasinya lintas wilayah kabupaten sekitar Kediri," jelasnya.

Sedangkan operasional para pengedar narkoba antar wilayah diduga dikendalikan bandar narkoba yang saat ini mendekam di Lapas.

Sementara Winarno, salah satu tersangka pengedar sabu mengaku terpaksa menjadi pengedar untuk memberikan nafkah keluarganya

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved