Berita Pasuruan

Spesialis Maling di Rumah Sakit Asal Sidoarjo Diciduk Polisi Pasuruan

Satreskrim Polres Pasuruan Kota akhirnya meringkus satu pencuri yang kerap beraksi di wilayah RSUD R Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan

Spesialis Maling di Rumah Sakit Asal Sidoarjo Diciduk Polisi Pasuruan
Surabaya.Tribunnews.com
Maling spesialis di RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan diamankan polisi 

SURYa.co.id | PASURUAN  - Satreskrim Polres Pasuruan Kota akhirnya meringkus satu pencuri yang kerap beraksi di wilayah RSUD R Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan, Minggu (18/11/2018) malam.

Dia diamankan saat sedang mencari calon korbannya di rumah sakit.

Dia adalah Akhmad Sudi (42) warga Dusun Pandem, Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Ia adalah spesialis pencuri di rumah sakit.

Penangkaoan dilakukan saat tersangka sedang berjalan pelan di lorong rumah sakit. Nah, saat itu juga, tersangka langsung digerebek dan ditangkap dibawa ke Polres Pasuruan Kota untuk menindaklanjutinya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso mengatakan, penangkapan tersangka ini bermula dari laporan Nora Dwi Anjani warga Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Beberapa bulan lalu, handphine milik Nora raib saat menjaga keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit. "Dari situ kami tindaklanjuti semuanya, kami olah tkp, dan lakukan pulbaket serta puldata. Selanjutnya, mengerecut dan kamo mengetahui ciri ciri tersangka," kata Kasat kepada Surya.

Dia menjelaskan, ciri - ciri tersangka itu ditemukan dari rekaman CCTV milik rumah sakit. Nah , dari situ ternyata tidak hanya sekali, tapi tersangka mengulangi kejahatan yang sama berulang kali.

"Hingga akhirnya kemarin, begitu dia lagi mencari sasaran, langsung kami tangkap. Dia asal Sidoarjo, dan sekarang kami sedang periksa,"terangnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, kata Kasat, tersangka mengaku sudah lima kali mencuri di sini. Modusnya sama, ia patroli saat malam tiba.

Jadi, ia mencari kamar pasien yang terbuka saat malam hari. Nah, dia memanfaatkan kelengahan para pasien atau penjaga pasien di rumah sakit.

"Begitu ada kesempatan , dia masuk ke dalam kamar. Di sana ia mengobok - obok semuanya, terutama handphone dan dompet," jelas dia.

Dikatakan Kasat, tapi cara itu jarang berhasil. Pengakuan tersangka, carah yang ampuh ketika banyak penjaga pasien ini keluar kamar untuk ke kamar mandi atau salat shubuh.

Rata - rata kamar tidak dikunci. Nah, disitulah tersangka masuk ke dalam kamar dan mengambil barang berharga. Tersangka beraksi saat semuanya sedang terlelap tidur.

"Ngakunya setelah dapat barang, lantas dijual dan uangnya dikasihkan ke anak istrinya. Ini masih kami kembangkan lagi," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved