Berita Banyuwangi

Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas di Banyuwangi Cenderung Menurun

Berdasarkan data Operasi Zebra yang dilakukan oleh Polres Banyuwangi, pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi cenderung menurun.

Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas di Banyuwangi Cenderung Menurun
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Kasatlantas Polres Banyuwangi, AKP Prianggo Malau Parlindungan (kedua dari kiri) 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Berdasarkan data Operasi Zebra yang dilakukan oleh Polres Banyuwangi, pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi cenderung menurun. 

"Kami mengapresiasi kesadaran berlalu lintas masyarakat Banyuwangi. Selama tiga tahun terakhir, jumlah pelanggaran kian menurun," kata Kasatlantas Polres Banyuwangi, AKP Prianggo Malau Parlindungan, Senin (19/11/2018).

Berdasarkan data Satlatnas Polres Banyuwangi, pada 2017 sebanyak 4.822 pelanggar, dan tahun 2018 turun jadi 2.592 pelanggar yang dikenakan sanksi tilang.

‎Pelanggaran didominasi karena tak menggunakan helm SNI sebanyak 414 pelanggaran, melawan arus 101 pelanggaran, dan menggunakan ponsel saat berkendara 51 pelanggaran. Sementara pengendara di bawah umur sebanyak 124 pelanggar, tidak memakai safety belt 187 pelanggar, dan lain-lain sebanyak 1.715 pelanggaran.

"Ini menunjukkan masyarakat Banyuwang semakin mengerti dan mematuhi peraturan lalu lintas," kata Prianggo.

Para pelanggar dikenakan sanksi tilang dengan membayar denda. Tapi yang terbanyak, mereka melakukan pembayaran denda dengan sistem e-tilang.

Polres Banyuwangi juga memberlakukan kegiatan preventif, sosialisasi penyebaran spanduk, program keamanan lalu lintas dan program keselamatan lalu lintas.

"Program tersebut kami soialisasikan ke berbagai lokasi, salah satunya adalah pondok pesantren," tambahnya. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved