Lapor Cak

Warga Nilai PKL di Sekitar Taman Suroboyo Belum Tertata, Begini Kata Kepala Disbudpar Kota Surabaya

Kepala Disbudpar Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, akan menata PKL yang berada di lokasi tersebut

Warga Nilai PKL di Sekitar Taman Suroboyo Belum Tertata, Begini Kata Kepala Disbudpar Kota Surabaya
surya/sulvi sofiana
Suasana sekitar Taman Suroboyo yang ditempati PKL 

SURYA.co.id | SURABAYA - Taman Suroboyo Kecamatan Bulak, tepi pantai Kenjeran menjadi salah satu destinasi wisata yang kerap dikunjungi masyarakat. Apalagi taman sudah ditata rapi dan bersih.

Sayangnya, pengunjung taman ini harus menyeberang jalan untuk membeli makan atau jajan di sentra bulak yang ada di dekat taman. Sementara penjual makanan di sekitar taman masih terbatas dan didominasi pedagang kaki lima atau PKL.

Agus Suparman (35), warga Bulak mengungkapkan biasanya warga di sekitar kampung yang menjual jajanan di sekitar taman memakai gerobak atau sepeda.

"Ya memang gini jajannya, nggak ada tempat khusus harus cari pedagang yang lewat juga. Kalau nggak ada ya harus jalan jauh,"ujarnya.

Padahal menurutnya taman tersebut semakin lengkap jika memang disediakan sentra jajanan. Kalau mengandalkan PKL, ia khawatir kondisi taman akan semakin semrawut lagi.

"Ya kayak di Bungkul itu kalau minggu pedagangnya bisa masuk ke tengah taman juga,"ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Anggita (37) yang datang bersama dua anaknya ke taman tersebut. Menurutnya jika ada sentra PKL sederhana di pinggiran pantai akan sangat membantu para orangtua.

"Ya biar bisa sambil ngawasi anak, jajannya juga bisa dijamin kebersihannya,"ungkapnya.

Untuk sementara, ia berharap pedagang kaki lima bisa diberi fasilitas seperti payung pantai. Agar pengunjung yang mau menikmati kuliner di pantai tidak perlu kepanasan.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, akan menata PKL yang berada di lokasi tersebut.

"Kami masih mempersiapkan desain penataan untuk membenahi wisata pantai Kenjeran," ujarnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved