Kilas Balik

Misi Kopassus di Thailand Nyaris Gagal Karena Senapan, Untung Ada Prajurit Kopassus yang Menyadari

Misi Kopassus dalam menyelamatkan pesawat Garuda Indonesia DC-9 'Woyla' yang dibajak pada tanggal 23 Maret 1981, nyaris berujung kegagalan

Misi Kopassus di Thailand Nyaris Gagal Karena Senapan, Untung Ada Prajurit Kopassus yang Menyadari
Ist/Tribun Jabar
Misi Prajurit Kopassus di Thailand (Ilustrasi) 

SURYA.co.id - Misi Kopassus dalam menyelamatkan pesawat komersil Garuda Indonesia DC-9 'Woyla' yang dibajak pada tanggal 23 Maret 1981, nyaris berujung kegagalan gara-gara senapan yang mereka pakai

Namun kegagalan itu tak terjadi lantaran seorang prajurit Kopassus, Sintong Panjaitan menyadari hal itu

Kisah Kopassus ini tertulis dalam buku 'Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto, Penerbit Buku Kompas 2009.

Baca: Ingat Gayus Tambunan Terpidana Kasus Mafia Pajak? Kabarnya Kini Tak Lagi Nakal & Rajin ke Masjid

Baca: Rocky Gerung Jadi Artis di UINSA, Mahasiswa dan Emak-emak Berebut Swafoto

Baca: Pengakuan Sule Soal Menikah Diam-diam, Inilah Sosok Wanita Bernama Nurlela itu

Seperti disebutkan diatas, pesawat Garuda Indonesia DC-9 'Woyla' yang mengangkut 48 penumpang dibajak oleh lima teroris pada tanggal 23 Maret 1981

Usai melontarkan tuntutannya pada pemerintah Indonesia, pesawat DC 9 Woyla kemudian diterbangkan ke Bangkok, Thailand

Ilustrasi pasukan Kopassus.
Ilustrasi pasukan Kopassus. (ist/militermeter.com)

TNI bertindak dengan mengerahkan pasukan Kopassus di bawah komando Mayjen Benny Moerdani untuk melaksanakan operasi pembebasan

Pasukan yang dipimpin Kolonel Sinton Panjaitan itu mempersiapkan berbagai latihan kilat agar operasi pembebasan tersebut bisa berhasil secepat mungkin.

Karena jika terlalu lama, kemungkinan akan memakan korban jiwa dari para sandera

Saat 30 personel prajurit Kopassus latihan, mereka menggunakan senapan serbu M16A1 buatan Amerika.

Senapan serbu ini begitu terkenal saat pasukan Amerika terjun dalam Perang Vietnam

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved