Berita Surabaya

Hadiri Rakornas Camat di Surabaya, Tjahjo Kumolo Minta Camat Awasi Ormas di Kecamatan, ini Alasannya

“Camat harus tahu berapa jumlah ormas yang ada di kecamatan dan bergerak di bidang apa termasuk pengurus dan AD/ART-nya."

Hadiri Rakornas Camat di Surabaya, Tjahjo Kumolo Minta Camat Awasi Ormas di Kecamatan, ini Alasannya
foto: sofyan arif candra sakti
Mendagri Tjahjo Kumolo (empat dari kiri) memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Camat Regional III di Hotel Shangri-La, Surabaya, Kamis (15/11/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo mengingatkan beberap hal terhadap para camat selaku pemangku wilayah kecamatan.

Menurutnya, tugas camat sangat strategis dalam menjalankan pemerintahan, pemberdayaan masyarakat dan penegakan peraturan daerah (perda).

Hal tersebut diungkapkan Tjhajo saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Camat Regional III di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis (15/11/2018).

Peran camat, lanjut Mendagri, tertuang dalam  UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan.

Menurutnya, camat mempunyai tugas atributif di antaranya menyelenggarakan urusan pemerintahan umum, mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat, serta penegakan perda dan perkada.

Sedangkan dalam tugas delegatif, bupati/walikota melimpahkan sebagian kewenangannya kepada camat berdasarkan pemetaan pelayanan publik sesuai karakteristik, serta pelimpahan kewenangan dengan keputusan bupati/walikota.

Dalam melaksanakan urusan pemerintahan umum, lanjutnya, camat mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari APBN sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014.

Sementara dalam melaksanakan urusan pemerintahan umum di wilayah kecamatan, seorang camat tidak bisa berdiri sendiri.

Namun perannya dibantu oleh Kapolsek dan Danramil sampai Babinsa.

Untuk itu, camat harus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan keduanya, termasuk dalam mengambil keputusan di tingkat kecamatan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved