Pilpres 2019

Fahri Hamzah : Super Star Prabowo Subianto Harus Tampil Berani Menantang Program yang Diklaim Jokowi

Fahri Hamzah mendorong Prabowo Subianto berani tampil menantang program yang diklaim Capres Petahana Jokowi jelang Pilpres 2019.

Fahri Hamzah : Super Star Prabowo Subianto Harus Tampil Berani Menantang Program yang Diklaim Jokowi
Twitter @FahriHamzah
Fahri Hamzah dan Prabowo 

SURYA.co.id | JAKARTA - Politikus Fahri Hamzah mendorong Prabowo Subianto berani tampil menantang program yang diklaim Capres Petahana Jokowi jelang Pilpres 2019. 

Menurut Fahri Hamzah yang juga Wakil Ketua Peran Prabowo tak bisa digantikan oleh Cawapresnya, yakni Sandiaga Uno. Dalam sistem pemerintahan Indonesia, Wapres hanya sebagai peran pengganti.

Hal itu merespon dari pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang merasa kasihan dengan orang di sekeliling Prabowo Subianto dan Komentar Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) yang meminta super star Prabowo Subianto menjabarkan visi-misinya di Pilpres 2019.

"Misalkan saya, karena kepentingan Dapil saya, saya katakan Pak Jokowi pergi berkali-kali ke NTB, tapi uang sampai hari ini belum cair dan tambah kacau," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlmenen, Senayan, Jakarta, Jumat, (16/11/2018).

Baca: Kicauan SBY, Lebih Mengutamakan Kemenangan Demokrat di Pileg daripada Prabowo-Sandiaga

Baca: Hasil Muktamar Jakarta, PPP Dukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019

Menurut Fahri Hamzah, lebih tepat Prabowo Subianto berani tampil membicarakan hal-hal tersebut kepada msyarakat.

Karena menurutnya masyarakat ingin mendengar langsung dari Prabowo Subianto.

Seperti yang dikatakan SBY, bahwa masyarakat ingin mendengarnya langsung dari super star, yakni Prabowo Subianto.

"Karena itu, orang ingin mendengarnya dari 'super star', kata pak SBY, super star dari penantang, yaitu Pak Prabowo. Saya kira ini yang harus dimanage. Jadi tantangan Bu Mega dan komentar Pak SBY penting bagi kubu penantang untuk meningkatkan modus dari pertarungan ini agar lebih efektif," kata Fahri Hamzah.

Peran Prabowo Subianto tersebut, menurut Fahri Hamzah tidak bisa digantikan oleh Cawapres Sandiaga Uno. Dalam sistem pemerintahan Indonesia, Wapres hanya sebagai peran pengganti.

"Dan lain Pak Prabowo Subianto dengan Pak Sandiaga Uno. Tidak bisa di dalam sistem kita itu Wapres mengganti posisi Presiden. Dalam sistem kita itu wapres dianggap posisi sebagai peran pengganti," tutur Fahri Hamzah.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved