Berita Jawa Timur

Diberikan Mulai Desember 2018, Kartu Nikah Bukan Untuk Menggantikan Buku Nikah.

Kartu nikah akan diberikan kepada pasangan pengantin mulai Desember 2018. Tetapi, kartu nikah ini bukan untuk menggantikan buku nikah.

Diberikan Mulai Desember 2018, Kartu Nikah Bukan Untuk Menggantikan Buku Nikah.
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rencana pemberlakuan kartu nikah bagi pasangan suami istri masih sedang disiapkan di seluruh Jatim, termasuk Kota Surabaya.

Paling cepat, mulai 1 Desember 2018, kartu nikah yang dilengkapi barcode itu sudah bisa dicetak di Jatim.

Kasi Pemberdayaan KUA dan Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Jatim, Farmadi Hasyim, mengatakan, saat ini sudah ditetapkan 7 daerah di Jatim yang diharapkan sudah melayani pemohon pembuatan kartu nikah.

Tujuh daerah itu dianggap paling siap karena ketersediaan infrastruktur dan SDM.

Tujuh daerah itu meliputi Kemenag Kota Surabaya, Malang, Kediri, Madiun, Mojokerto, Pasuruan, dan kota Batu. 

"Minggu depan kami merencanakan semacam bimbingan teknis khusus persiapan pencetak kartu nikah," kata Farmadi Hasyim, Jumat (16/11/2018).

Dia mengatakan, kartu nikah tersebut bukanlah pengganti buku nikah.  Artinya, pasangan yang menikah, tetap akan mendapatkan buku nikah

"Kartu nikah ini bukan menggantikan buku nikah," tegasnya. 

Selain wajib mendapat buku nikah itu, pasangan pengantin juga akan mendapatkan kartu nikah. Kartu nikah ini tidak bisa dipalsu atau ditiru. Sebab dilengkapi barcode yang bisa mengintegrasikan dengan data kependudukan di Dispenduk Capil.

"Tidak bisa lagi semua orang mengelabui mengenai status pernikahan. Dan yang paling utama adalah menghindari pernikahan di bawah usia yang ditetapkan. Sebab data sudah terlacak di Dispenduk Capil," tandas Farmadi.

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved