Berita Bangkalan

BKPSDA Bangkalan Sebut Sistem SKD CPNS Bagus, Tapi Soal Ujian Terlalu Sulit

Kepala BKPSDA Kabupaten Bangkalan, Moh Gufron, menyebut bahwa soal SKD CPNS 2018 terlalu sulit sehingga banyak yang tak lolos

BKPSDA Bangkalan Sebut Sistem SKD CPNS Bagus, Tapi Soal Ujian Terlalu Sulit
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Keluarga peserta Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil mengamati layar monitor untuk mengecek perolehan nilai di Gedung Merdeka, Jumat (16/11/2018) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah selesai dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jalan Sunarto, Bangkalan, Madura,  Jumat (16/11/2018).

Dari total 1.436 peserta SKD yang telah melakukan Final Verifikasi pada tahapan seleksi administrasi, sebanyak 163 peserta yang skornya berhasil melampaui passing grade. Terdiri dari 28 peserta jalur umum dan 135 peserta jalur khusus atau jalur honorer.

Padahal Kementrian PAN-RB menyediakan kuota 481 formasi; 362 formasi untuk jalur khusus dengan rincian 262 guru dan 100 tenaga medis. Terpaut sebanyak 318 kuota.

Sedangkan untuk jalur umum disediakan 56 formasi yang terdiri dari 49 tenaga kesehatan dan 7 tenaga teknis seperti PU, koperasi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), perdagangan atau komunikasi dan informasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan Moh Gufron mengungkapkan, pihaknya tidak akan membahas masalah kuota 481 melainkan pada passing grade atau nilai ambang batas SKD CPNS 2018.

"Sistem SKD CPNS kali bagus. Tidak ada celah titipan atau lewat pintu belakang. Namun soal ujian sulit dan passing grade terlalu tinggi," ungkap Gufron.

Passing grade ditentukan Badan Kepegawaian Nasional dengan rincian sebagai berikut.

Ia menjelaskan, permasalahan tersebut telah disampaikan kepada pengawas dari Kemen PAN-RB yang sempat hadir ke Gedung Merdeka pada sesi pertama, Jumat (16/11/2018).

"Permintaan kami, barangkali para panitia di daerah dilibatkan untuk pembuatan soal atau penentuan passing grade dalam SKD CPNS," jelasnya.

Menurutnya, para panitia seleksi mengetahui dan paham situasi serta kemampuan masing-masing daerah.

"Paling tidak dijadikan pedoman bahwa passing grade harus disesuaikan dengan daerah masing-masing," pungkasnya.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved