Berita Pasuruan

Edukasi untuk Memaksimalkan Penggunaan Program BPNT

Kementrian Sosial ( Kemensos) menyebut edukasi ke masyarakat untuk teknis Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) ini belum maksimal.

Edukasi untuk Memaksimalkan Penggunaan Program BPNT
SURYA.co.id/GALIH LINTARTIKA
Edukasi untuk Memaksimalkan Penggunaan Program BPNT 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kementrian Sosial ( Kemensos) menyebut edukasi ke masyarakat untuk teknis Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) ini belum maksimal.

Hal itu disampaikan Direktur Penanganan Fakir Miskin Pesisir, Pulau-pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara, Abdul Hayat, saat memberikan edukasi dalam Sosialisasi BPNT di Hotel Horison Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/11/2018) malam

Kepada SURYA.co.id, program BPNT yang digagas Kemensos di zaman kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa ini memang belum banyak yang mengetahui.

Artinya, belum banyak orang yang paham dengan teknis dan aturan pencairan BPNT di Indonesia. Rata-rata masih banyak yang belum tahu.

"Makanya kami rutin lakukan sosialisasi ke daerah - daerah pesisir, daerah terpencil yang masuk dalam daftar penerima manfaat program ini. Tujuannya agar program nasional ini bisa dirasakan manfaatnya bagi penerimanya secara maksimal," kata dia usai kegiatan.

Ia menjelaskan, dulu program ini berbentuk beras. Nah, sekarang berbentuk uang. Jadi, penerimanya mendapatkan kartu dan rekening.

Setiap bulannya dengan besaran Rp 110.000 akan masuk secara otomatis ke dalam rekening atau kartu milik penerima manfaat program ini.

"Kasus yang terjadi selama ini, sudah ada uangnya, sudah siap semuanya, tapi mereka tidak tahu cara mencairkan dan menggunakannya. Jadi uangnya tidak terserap. Ini sangat disayangkan sekali. Susah siap semuanya tapi tidak terserap secara maksimal," tambah dia.

Menurut dia, diharapkan program seperti ini bisa membuat banyak orang semakin paham. Jadi mereka tidak gagap dan bisa menggunakan bantuan yang sudah diberikan.

Di Pasuruan ada sekitar 95 ribu penerima manfaat ini.

"Tidak semua bisa. Hanya sebagian saja. Mudah - mudahan ini membuat mereka lebih paham karena edukasi yang sudah kami berikan," paparnya.

Terpisah, Anggota DPR RI Dapil Jatim II Evi Zainal Abidin menambahkan, pihaknya sangat mendorong semua golongan untuk membantu memberikan edukasi kepada para penerima manfaat program ini.

Kalau ada yang tidak bisa diharapkan bisa membantu untuk memberi tahu caranya.

"Saya sangat mengapresiasi program ini. saya kira program ini bisa mengerti penerima manfaatnya lagi butuh apa. Kan bisa dicairkan untuk membeli telor, beras, gula dan sembako lainnya. Kalau rastra kan hanya beras saja dan itu ada biaya untuk menebusnya. Kalau ini benar benar free," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved