Rumah Politik Jatim

Polemik Sandiaga Uno Langkahi Makam, Gus Irfan: Kejadian Sudah Lama, Terlalu Dipolitisasi & Digoreng

Gus Irfan berdalih, mengapa peristiwa itu sengaja digoreng karena peristiwanya sendiri sebenarnya sudah lumayan lama, sekitar dua pekan lalu

Polemik Sandiaga Uno Langkahi Makam, Gus Irfan: Kejadian Sudah Lama, Terlalu Dipolitisasi & Digoreng
surya/sutono
Sekda Jombang Ahmad Jazuli saat orasi di depan massa demo. Warga Jombang yang tergabung dalam 'Masyarakat Jombang Peduli Ulama' mendesak Cawapres Sandiaga Uno meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan yang dilakukannya. Yakni, melangkahi makam pendiri NU KH Bisri Syansuri saat melakukan di makam tersebut 

SURYA.co.id | JOMBANG - Juru bicara Tim Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno, KH Irfan Yusuf (Gus Irfan), menanggapi dingin tuntutan agar Sandiaga Uno meminta maaf karena dinilai melecehkan ulama dengan melangkahi makam pendiri NU, KH Bisri Syansuri.

Menurut Gus Irfan, tuntutan itu terlalu dipolitisasi dan digoreng.

"Biasalah. Sekarang ini memang tidak cuma tahu dan tempe yang bisa digoreng, apa saja bisa digoreng," kata Gus Irfan kepada Surya, Senin malam (12/11/2018).

Peristiwa Sandi melangkahi makam itu sendiri terjadi di kompleks makam Pondok Pesantren Maambaul Maarif (PPMM) Denanyar Jombang, saat Prabowo-Sandi berziarah di makam KH Bisri Syansuri, pada peringatan Hari Santri Nasional, 2 Oktober lalu.

Gus Irfan berdalih, mengapa peristiwa itu sengaja digoreng karena peristiwanya sendiri sebenarnya sudah lumayan lama, sekitar dua pekan lalu.

Di sisi lain, Gus Irfan menjamin Sandiaga Uno tidak ada niat untuk melecehkan kiai, lebih-lebih ulama besar selevel KH Bisri Syansuri.

"Beliau (Sandiaga Uno) datang jauh-jauh dengan niat tulus untuk berziarah. Kalau sengaja mau melecehkan, untuk apa beliau ke sini," kilah putra politisi senior almarhum KH Yusuf Hasyim ini.

Cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari ini mengungkapkan, dalam waktu satu-dua hari ini akan ada klarifikasi dari Sandiaga Uno terkait video atau peristiwa yang menggambarkan dia melangkahi makam KH Bisri Syansuri.

"Tunggu saja, pasti segera ada keterangan atau klarifikasi dari Pak Sandiaga. Ya, satu-dua hari inilah," pungkas pengasuh Pondok Pesantren Al-Farros, Tebuireng, Jombang, ini.

Baca: Langkahi Makam KH Bisri Syansuri, Warga Jombang Tuntut Sandiaga Uno Minta Maaf ke Publik

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Jombang yang tergabung dalam 'Masyarakat Jombang Peduli Ulama' mendesak Cawapres Sandiaga Uno meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan yang dilakukannya, yakni melangkahi makam pendiri NU KH Bisri Syansuri saat ziarah di makam tersebut.

Selain itu, massa juga meminta agar Sandiaga meminta maaf kepada keluarga Kiai Bisri.

Penulis: Sutono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved