Berita Banyuwangi

Hanya 8,34 Persen Peserta yang Lulus SKD CPNS di Banyuwangi

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi telah berakhir. Hasilnya, hanya 8,34 persen peserta yang dinyatakan lulus.

Hanya 8,34 Persen Peserta yang Lulus SKD CPNS di Banyuwangi
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (kiri) saat bertemu dengan para peserta seleksi CPNS Pemkab Banyuwangi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemkab Banyuwangi telah berakhir. Hasilnya, hanya 8,34 persen peserta yang dinyatakan lolos dan berhak masuk ke tahap berikutnya. 

Meski demikian, hasil yang ditorehkan Banyuwangi telah cukup baik karena berada di atas rata-rata nasional yang hanya mencapai 3 persen.

Jumlah peserta CPNS Banyuwangi yang yang lulus seleksi administrasi sebanyak 3.179 orang. Dari jumlah tersebut peserta yang nilainya berhasil mencapai ambang batas minimal SKD hanya sebanyak 265 orang atau 8,34 persen.

"Proses seleksi CPNS tahun ini memang sangat sulit. Secara nasional saja hanya tiga persen. Banyuwangi cukup baik di atas rata-rata nasional," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Anas mengatakan, pelamar CPNS Banyuwangi ternyata banyak juga yang berasal luar Banyuwangi.

"Ini menunjukkan Banyuwangi semakin diminati oleh banyak orang. Termasuk fresh graduate asal luar daerah. Padahal Banyuwangi menerapkan standar indeks prestasi kumulatif (IPK) yang cukup tinggi. Tetapi mereka tetap mendaftar untuk formasi Banyuwangi," kata Anas.

Untuk formasi umum, pemkab menetapkan IPK minimal 3,5 untuk lulusan PT terakreditasi C, IPK minimal 3,25 untuk lulusan PT akreditasi B, serta IPK minimal 3 untuk lulusan PT akreditasi A.

Untuk formasi disabilitas, pemkab menetapkan syarat IPK minimal 2,75 untuk lulusan PT swasta dan IPK 2,5 untuk lulusan PT negeri. Ini merupakan syarat IPK minimal tertinggi di Jatim.

Dalam ujian SKD berdasarkan Peraturan Menpan-RB Nomor 37 Tahun 2018, untuk formasi umum, nilai ambang batas nilai soal kategori Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) minimal 75, Tes Intelegensia Umum (TIU) minimal 80, dan Tes Karakteristik Pribadi sebesar (TKP) sebesar 143.

Total nilai minimal sebesar 298 itu juga berlaku untuk pelamar formasi cumlaude. Bedanya, nilai TIU pelamar formasi lulusan terbaik berpredikat dengan pujian itu minimal 85. Pelamar formasi disabilitas dan formasi eks tenaga honorer kategori dua (K-2), total nilai yang harus diraih minimal sebesar 260. Dengan catatan, TIU minimal untuk formasi disabilitas sebesar 70 dan TIU minimal pendaftar formasi eks K2 sebesar 60. 

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved