Smart City Jawa Timur

Smart City Salah Satu Kebijakan Anti Korupsi di Lumajang

Menjadikan Lumajang sebagai 'smart city', itulah jawaban Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika ditanya kebijakan apa terkait anti korupsi

Smart City Salah Satu Kebijakan Anti Korupsi di Lumajang
Istimewa
Bupati dan wakil Bupati Lumajang usai rapat paripurna di DPRD setempat 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Menjadikan Lumajang sebagai 'smart city', itulah jawaban Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika ditanya kebijakan apa terkait anti korupsi dalam sebuah wawancara dengan surya.co.id.

"Dilakukan oleh sistem, salah satunya dengan smart city. Smart city antara lain dengan e-goverment, ada juga e-budjeting, e-planning. Cara-cara ini kami yakini bisa menekan korupsi," tegas Thoriq.

Selain itu, Kabupaten Lumajang juga harus memiliki komando pengendali (command center) yang terkoneksi secara online. Dengan begitu, kepala daerah bisa mengontrol kebijakan dan aplikasi kebijakan itu di lapangan.

Thoriq mencontohkan diperlukannya e-retribusi di Lumajang. Dia mencontohkan e-retribusi yang bisa diterapkan kepada retribusi pasir. Pasir merupakan salah satu komoditas unggulan Lumajang selain hasil pertanian dan perkebunan.

"Jadi pembayaran retribusi tidak perlu lagi dilakukan secara manual. Surat keterangan asal barang tidak bisa lagi diperjualbelikan karena semuanya sudah dilakukan melalui teknologi," imbuhnya.

Pembentukan smart city itu, kata Thoriq, juga diharapkan bisa menekan angka kriminalitas di Lumajang.

"Nanti akan ada satu ruang kontrol secara online, di mana kepala daerah bisa mengontrol. Apakah terkait pajak, pembayaran pajak, perencanaan, juga bagaimana pelaksanaan perencanaan program itu," tegas Thoriq.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved