Sampah Menumpuk Sumbat Gorong-gorong di Kota Batu

tumpukan sampah selalu menjadi masalah yang sama saat hujan tiba, karena menyebabkan gorong-gorong tersumbat di kota Batu.

Sampah Menumpuk Sumbat Gorong-gorong di Kota Batu
ist
Tim Bima marga saat membersihkan gorong-gorong di kota Batu yang tersumbat karena sampah beberapa hari lalu. 

SURYA.co.id | KOTA BATU - Tumpukan sampah selalu menjadi masalah yang sama saat hujan tiba, karena menyebabkan gorong-gorong tersumbat di kota Batu. Apabila gorong-gorong tersumbat maka menyebabkan banjir.

Ada beberapa titik drainase yang selalu tersumbat dan menyebabkan banjir. Di antaranya daerah Klemuk Kelurahan Songgokerto, Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Sudirman.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Alfi Nurhidayat mengatakan memasuki musim hujan seperti ini timnya turun ke lapangan dan mengecek semua gorong-gorong di beberapa titik.

Ia mengatakan beberapa titik jalan sudah dilakukan pengecekan oleh tim, seperti di daerah Klemuk Kelurahan Songgokerto. Tim membersihkan area drainase yang dipenuhi dengan tanaman liar kini telah berfungsi.

"Masih banyak titik yang rawan banjir. Rata-rata memang karena sampah yang menumpuk di gorong-gorong, dan menyebabkan drainasenya tidak berfungsi," kata Alfi, Minggu (11/11).

Ia menyebutkan paling banyak sampah yang membuat gorong-gorong tersumbat ialah sampah material, baju, ranting pohon, bahkan pernah sampai ada kasur. Tentunya ini menjadi keprihatinan pihaknya.

"Kami cek terus di lapangan mbak bersama tim. Karena tidak hanya sampah permasalahan kami, tetapi juga terkadang driil penutup drainase itu rusak. Agar tidak membahayakan pengendara maka kami segera ganti," ungkapnya.

Saat musim hujan saat ini lanjut Alfi tim dari DPUPR Kota Batu lebih siaga dan memberikan respon lebih cepat. Agar setiap kerusakan ataupun penyumbatan yang terjadi akan dilakukan pengamanan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arief As Siddiq menambahkan timnya juga ikut serta untuk turun ke lapangan. Agar tidak ada sampah yang menyebabkan banjir.

"Tim Reaksi Cepat kami juga turun ke lapangan mengupayakan agar tidak sampai terjadi banjir," kata Arief.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved