Berita Gresik

Manfaatkan Lahan Pasca Tambang untuk Trail Run, PT Semen Indonesia Raih Rekor Muri

Semen Indonesia Trail Run 2018 di Kawasan Area Pabrik dan Pascatambang Pabrik Gresik Semen Indonesia, tercatat di Museum Rekor Muri.

Manfaatkan Lahan Pasca Tambang untuk Trail Run, PT Semen Indonesia Raih Rekor Muri
foto: istimewa
SUASANA ALAM – Peserta Semen Indonesia Trail Run 2018 menikmati suasana alam di lahan pasca tambang, Minggu (11/11/2018).    

SURYA.co.id | GRESIK – Semen Indonesia Trail Run 2018 yang diselenggarakan di Kawasan Area Pabrik dan Pascatambang Pabrik Gresik Semen Indonesia, tercatat di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Lomba Lari Trail Pertama di Kawasan Pabrik Semen dan di Area Pascatambang Pabrik Semen.  

Pemberian penghargaan Rekor MURI diserahkan oleh Senior Manager MURI Jusuf Ngadri kepada Ketua Penyelenggara Semen Indonesia Trail Run 2018, Pgs Kadept Komunikasi Perusahaan Sigit Wahono di halaman kantor Semen Gresik di Gresik, Jl Veteran Kecamatan Kebomas, Minggu (11/11/2018).

Jusuf Ngadri mengatakan bahwa dalam penilaian kegiatan Semen Indonesia Trail Run membutuhkan penialaian sekitar dua bulan. Sebab, kegiatan lari di kawasan pasca tambang ini baru pertama kali dilakukan oleh perusahaan.

“Ini luar biasa pada hari ini. Harapan kami kepada perusahaan tambang lain, bagaimana bisa mengelola lahan paska tambang menjadi kawasan yang berguna untuk sesama dan lingkungannya. Oleh karena itu, lari di kawasan tambang pertama kali ini bisa masuk muri,” kata Jusuf Ngadri, Minggu (11/11/2018).

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto mengatakan, Semen Indonesia Trail Run  merupakan ajang lomba lari yang diselenggarakan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 2016.

Pada tahun 2016 lalu,  jarak yang ditempuh sejauh 10K. Sedangkan tahun 2018 ini, ada 2 kategori yaitu 10K serta kategori Half Marathon (21K) dan terbuka untuk pelari internasional.

“Semen Indonesia Trail Run 2018 ini memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan even lari lainnya. Lokasinya di kawasan pabrik semen dan area pasca tambang, sehingga pelari  mendapat pengalaman baru dengan melintasi jalan tanah, keindahan lingkungan dari atas bukit dan bukit yang menanjak. Selain itu, pelari juga mendapatkan pengetahuan mengenai aktifitas yang ada di pabrik semen,” kata Agung Wiharto.

Lebih lanjut Agung Wiharto mengungkapkan, event olahraga ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, mengenai pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan Semen Indonesia. Pengelolaan pabrik dan pasca tambang yang baik mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Saat ini, kawasan bekas tambang dapat dimanfaatkan sebagai kawasan industri, lahan hijau, dan waduk penampung air,” ungkapnya.

"Melalui kegiatan ini diharapkan  Semen Indonesia dapat menularkan spirit sportivitas, menumbuhkan semangat hidup sehat, serta berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” tutupnya.

 Peserta Indonesia Trail Run 2018 diikuti 1.500 orang. Terdiri dari 300 orang mengikuti kategori 21 K dan 1.200 orang mengikuti kategori 10 K.

“Ada lima negara yang ikut menjadi peserta Indonesia Trail Run 2018. Diantaranya dari US (United States), Thailand, Kenya, dan Colombia,” imbuhnya. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved