Smart City Jawa Timur

Dishub Kota Malang Rencanakan Pelebaran Jalan untuk Akses Tol Malang-Pandaan (Mapan)

Pemerintah Kota Malang terus berupaya untuk mengembangkan konsep smart city.

Dishub Kota Malang Rencanakan Pelebaran Jalan untuk Akses Tol Malang-Pandaan (Mapan)
Surabaya.Tribunnews.com/Benni Indo
Situasi pintu keluar tol Mapang di Karanglo, Singosari, Selasa (6/5/2018). 

SURYA.od.ia | MALANG - Pemerintah Kota Malang terus berupaya untuk mengembangkan konsep smart city. Untuk mewujudkan konsep tersebut sejumlah program disiapkan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Salah satunya adalah dari Dinas Perhubungan.

Untuk menunjang pembangunan infrastruktur tol Malang-Pandaan (Mapan), Dinas Perhubungan kota Malang sudah menyiapkan beberapa rencana. Bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), rencana pelebaran jalan akses keluar dari pintu tol Mapan akan diikuti dengan rekayasa arus lalu lintas.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Kusnadi. Ia menyebut saat ini Dinas Perhubungan tengah mengkaji dan merekayasa kembali lalu lintas di kawasan Jl Ki Ageng Gribig dan Jl Raya Sulfat. Kedua jalan ini menjadi pintu keluar tol Mapan dari Cemorokandang.

Jalan Ki Ageng Gribig telah diperlebar menjadi 8 meter dan menjadi dua jalur. Namun, pengerjaannya belum tuntas karena masih ada satu pemilik bangunan yang belum mau melepas lahannya untuk pelebaran jalan. Sementara Jl Raya Sulfat ujung sisi timur juga akan diperlebar agar tidak terjadi kemacetan.

"Sementara ini sesuai dengan tupoksi kami masih mengurai kemacetan. Kami sudah mengajukan kepada Kementerian Perhubungan untuk pelimpahan pengelolaan jalan nasional. Sebab, salah satu sebab kemacetan di Kota Malang adalah jalan nasional masuk kota," katanya Rabu (31/10).

Lebih lanjut, Kusnadi menjelaskan bahwa dalam proses pelebaran jalan tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi. Kendala tersebut lebih banyak kepada pembebasan lahan yang selama ini masih belum optimal. Hal itu sedikit banyak mengganggu percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kota Malang.

"Memang masih ada kendala. Tetapi Insha Allah dalam waktu dekat ini akan segera kami selesaikan. Sehingga proyek pelebaran jalan ini bisa selesai dengan baik," tambahnya. 

Ia menilai selama ini kendala tersebut muncul lantaran komunikasi yang belum maksimal. Untuk itu, dalam waktu dekat dirinya akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Kami akan libatkan forum lalu lintas untuk bisa membantu penyelesaian masalah tersebut," pungkasnya. 

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved