Berita Surabaya

Risma Tantang Startup Rebut Uang Rp 2 Triliun yang Berputar di Surabaya

"Ayo bangun dan bangkit. Para startup Surabaya harus menjadi pelaku yang mengambil bagian dari perputaran uang ini. Kami yakin startup kita mampu"

Risma Tantang Startup Rebut Uang Rp 2 Triliun yang Berputar di Surabaya
SURYA.co.id/Nuraini Faiq
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Chairman CT Corps Chairul Tanjung dan mantan Mendikbud Muhammad Nuh di Kediaman Wali Kota Surabaya, Sabtu (10/11/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menantang para startup Surabaya merebut perputaran uang yang yang melimpah di kota ini. Saban hari setidaknya ada uang Rp 2 triliun yang berputar di Kota Pahlawan ini. 

Uang ini berputar dari berbagai bisnis. Baik bisnis jasa maupun produk. Mulai dari produk skala besar hingga kecil. Baik produk Fashion, Kuliner, maupun produk lain yang menyebar dari pinggiran hingga tengah kota. 

"Ayo bangun dan bangkit. Para startup Surabaya harus menjadi pelaku yang mengambil bagian dari perputaran uang ini. Kami yakin startup kita mampu," ucap Risma di kediamannya di Jl Sedap Malam, Sabtu (10/11/2018).

Untuk menangkap peluang itu, Pemkot Surabaya menggandeng perusahaan besar CT Corps yang bergerak di berbagai bidang usaha termasuk usaha media. Chairman CT Coprs Chairul Tanjung hadir langsung di kediamannya ditemani mantan Mendikbud Muhammad Nuh. 

Keduanya sepakat akan memberi wadah khusus pada generasi Milenia Surabaya untuk menjadi pelaku di era digitalisasi ini. Keduanya akan menggelar Inno Creativition untuk share knowledge dan pengalaman bersama para startup sukses. 

"Kami ingin jangan Jakarta terus lah. Kami dekat dengan Bu Risma dan belaiu ingin Surabaya mejadi kota kreatif. Kota digital. Akhirnya kami sepakat bikin Inno Creativition," kata Chairul Tanjung.

Risma tidak ingin kaum Milenia Surabaya tidak menjadi bagian dari transformasi era digitalisasi ini. Eman jika perputaran uang itu malah diambil orang lain. Selama ini Kota Surabaya sudah menyediakan wadah dan kesempatan.

"Kita punya Koridor dimana para startup saling bertukar ilmu dan pengalaman. Kami akan hadirkan orang Google dan YouTube di Surabaya. Ini kesempatan langka yang harus dimanfaatkan betul," kata Risma. 

Inno Creativition akan digelar di Grand City pada 14-15 November 2018. Dalam talk show kreatif ini akan hadir sejumlah artis yang juga sukses dalam sebagai startup dan marketplace online. 

Akan hadir CEO Buka Lapak Achmad Zaky, CEO Kita Bisa Timmy Alfatih, Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf, Senior Director of  Business Development Tencent International Business Benny Ho.

Kemudian South East Asia Head of  Customer Engineering at Google Anish Malhotra, Head of  Consumer Marketing at Google Fibriyani Elastria, Head of Sales Go-Pay Arno Tse, General Manager External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin. 

Selain itu, ada pula Dian Sastrowardoyo, Ernest Prakasa, Pandji Pragiwaksono, Dimas Djay, Ruben Onsu, Giring Nidji, Andrian Ishak, Eka Gustiwana, Pongki Barata. Pada acara itu, peserta juga akan dihibur oleh performance musik dari Afgan, Sheryl Sheinafia, dan NEV+Bams serta Mocca.

Selain Inno Creativition juga akan digelar Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) Festival 14-17 November 2018 juga di Grand City. Kemudian acara global Startup Nations Summit (SNS) Surabaya pada 16-17 November 2018.

Risma menyebutkan bahwa akan ada 135 negara yang akan mengirimkan delegasinya dalam SNS itu. Para startup seluruh Indonesia dan global itu akan menikmati acara Mlaku-mlaku Nang Tunjungan pada 18 November 2018.

Chairul Tanjung mengingatkan bahwa startup sebagai aktivitas bisnis tidak bisa menggantungkan Pemerintah atau pihak lain.

"Aktivitas bisnis adalah aktivitas pribadi. Semua bergantung sepenuhnya kemauan, perjuangan, dan kerja keras kita," kata Chairul.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved