Berita Surabaya

Pamerkan 30 Lukisan ABK, Ada Lukisan Karya Anak Jalanan yang Dibandrol Rp 30 Juta

Lukisan berjudul Mallaby de Auto yang digarap tiga anak jalanan, yakni Rajesh, Risky dan Syahrul ini dibanderol Rp 30 juta.

Pamerkan 30 Lukisan ABK, Ada Lukisan Karya Anak Jalanan yang Dibandrol Rp 30 Juta
SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq
Lukisan yang dibandrol Rp 30 juta 

SURYA.co.id | SURABAYA - Meski mengalami gangguan fungsi kecerdasan intelektual dan adaptasi, namun bukan berarti anak berkebutuhan khusus (ABK) dan anak jalanan tak bisa berkarya.

Setidaknya, ada 30 lukisan dari 16 pelukis yang dipamerkan di Mercure Grand Mirama Surabaya. Dari lukisan ini, ada karya tiga anak jalanan berukuran 1x2 meter yang dibanderol Rp 30 juta.

Pameran yang bertajuk Solidarity Week 2018 ini adalah kerjasama Dinas Sosial Surabaya dan Accor Hotel East Java Region. Ke-30 karya lukisan dan foto anak-anak ini dipamerkan di Coffe Cafe Mercure Grand Mirama Surabaya.

Dalam pameran hasil karya lukis dan foto itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini didapuk membuka pameran itu. Usai membuka pameran, Risma menuturkan jika ABK dan anak jalanan itu adalah anak-anak yang ditampung di Liponsos Kalijudan dan Kampung Anak Negeri Wonorejo.

“Tak mudah memang melatih mereka, terutama mengembangkan bakat yang ada,” jelas Risma.

Dia sedikit bercerita, bagaimana sulitnya mengatur ABK dan anak jalanan itu. Saat dia baru pertama kali menjadi Wali Kota, dia pernah datang ke Liponsos Kalijudan. Saat datang dan mengumpulkan ABK itu, Risma pernah dilempar batu oleh mereka.

“Tapi dengan ketelatenan, akhirnya mereka bisa berkarya dan melukis serta foto. Karya ini adalah kemandirian mereka di masa depan. Karya mereka ini sudah pernah dipamerkan di Jakarta, dan semoga bisa berlanjut di tingkat internasional,” paparnya.

Sedangkan General Manager Mercure Grand Mirama, Sugito Adi yang mewakili Accor Hotel East Java Region menuturkan, event ini adalah bagian kepedulian Accor Hotel untuk mewadahi bakat ABK dan anak jalanan itu.

“Ini adalah kegiatan sosial kami, dimana hasil karya mereka dipamerkan di Mercure,” katanya.

Sementara itu, ada beberapa karya lukis mereka yang punya nilai jual cukup tinggi. Seperti lukisan berjudul Ragamnesia dan Kebunku yang dibanderol Rp 15 juta. Bahkan, lukisan berjudul Mallaby de Auto yang digarap tiga anak jalanan, yakni Rajesh, Risky dan Syahrul ini dibanderol Rp 30 juta. Pada lukisan ini terdapat gambar mobil Jenderal Inggris Brigjen Mallaby, yang sudah rusak, dan tulisan Merdeka Atau Mati.

“Kami mengerjakan ini selama 2,5 minggu. Kami menggarap bergantian. Ada yang bagian sketsa hingga mengecatnya,” pungkas M Rajesh Ramdhany.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved