Berito Otomotif

Honda Brio masih Jadi Andalan Penjualan di Jatim, Bali, dan Nusra

Honda Brio hingga kini masih menjadi andalan penjualan dari pabrikan Honda khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusra.

Honda Brio masih Jadi Andalan Penjualan di Jatim, Bali, dan Nusra
surya.co.id/sugiharto
Honda Brio Satya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Honda Brio hingga kini masih menjadi andalan penjualan dari pabrikan Honda khususnya di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusra.

Honda Surabaya Center (HSC) selaku main dealer Honda wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusra membukukan penjualan yang positif sepanjang Januari-Oktober 2018.

Wendy Miharja, Marketing and After Sales Service Director HSC menjelaskan jika pihaknya berhasil mencapai target penjualan pada 10 bulan pertama ini.

“Hingga Bulan Oktober kemarin kami meraih angka penjualan 20.061. Hingga akhir tahun nanti kami menargetkan mampu meraih angka penjualan sebesar 28 ribu unit," jelasnya di sela acara Honda Big Surprise di Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya segmen LCGC, Honda Brio Satya menjadi kontributor terbesar penjualan dengan angka mencapai 5.509 unit.

“Sebab Honda Brio ini berada di segmen middle low dan memang segmen tersebut yang paling besar,” tukas Wendy.

Setelah Brio, disusul kelas LMPV yakni Honda Mobilio yang meraih total penjualan 4.277 unit dan Honda HR-V 1.5 L juga yang meraih total penjualan 3.224 unit.

Di kelas Hatchback, Honda Jazz mampu mencatat total penjualan 2.237 unit, berikutnya adalah Honda CR-V yang berhasil terjual 1.853 unit di kelas SUV.

“Animo masyarakat sangat tinggi, dari awal dilaunching hingga Oktober kemarin, SPK All New Brio tembus 1.100 unit,” tambah Wendy.

Selanjutnya sebanyak 750 sudah dikirim ke konsumen sebesar sisanya akan dikirim ke konsumen pada bulan ini. HSC menargetkan hingga akhir tahun 2018 penjualan All New Brio bisa mencapai 2.700-3.000 unit.

Wendy mengungkapkan segmen untuk memilih All New Brio ini terbilang cukup tinggi karena varian Brio terbaru ini telah mengalami perubahan yang cukup signifikan jika dibandingkan Brio lama mulai dari sisi bagasi, size, body, interior, ataupun eksterior.

“Dibandingkan Brio lama, memang ada kenaikan harga sebesar Rp 10 juta di Brio baru ini. Tapi tidak mengurangi minat beli konsumen karena perubahannya memang worth it,” pungkasnya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved