Berita Surabaya

Curhat Pilu Keluarga Korban Tragedi Viaduk Surabaya Membara- Bocah yang Terlindas Kereta itu Pendiam

Tragedi di viaduk Jalan Pahlawan saat pagelaran drama kolosal Surabaya Membara, Jumat (9/11/2018) meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Curhat Pilu Keluarga Korban Tragedi Viaduk Surabaya Membara- Bocah yang Terlindas Kereta itu Pendiam
surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Petugas melakukan evakuasi pada korban yang luka yang terjatuh dari viaduk Jl Pahlawan saat meonton gelaran Surabaya Membara, Jumat (9/11/2018) 

Hal itulah membuat banyaknya orang yang berada di tempat itu takut tersenggol gerbong kereta api sehingga memicu kepanikan yang berujung saling dorong.

Akibatnya, ketiganya sempat terjungkal di dekat rel perlintasan disaat Kereta Api melintas. Sehingga, tubuh mungil Erikawati terlepas dari pegangan ibunya.

Sahluki ayah korban Erikawati yang meninggal insiden viaduk Jl Pahlawan saat berada di ruangan kamar jenazah RSUD dr Soetomo.
Sahluki ayah korban Erikawati yang meninggal insiden viaduk Jl Pahlawan saat berada di ruangan kamar jenazah RSUD dr Soetomo. (surya/mohammad romadoni)

Korban Erikawati sempat terseret gerbong Kereta Api.

"Saya dan ibunya jatuh, putri saya tergeser (terseret) kereta api," ungkapnya di kamar jenazah RSUD dr Soetomo, Sabtu (10/11/2018).

Sahluki mengatakan melihat istri dan anaknya terbaring di samping rel perlintasan Kereta Api.

Musibah itu membuat putrinya meninggal karena luka parah.

Sedangkan, istrinya Liana menderita patah kaki saat ini dirawat di Rumah Sakit PHC Surabaya.

"Saya tidak luka, istri terluka tapi selamat, putri saya meninggal," ungkapnya.

Ditambahkannya, jenazah putrinya akan disemayamkan di Parseh, Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan, Madura.

Pemprov memfasilitasi mobil Ambulans untuk membawa jenazah ke rumah duka.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved