Ekonomi

Rupiah Menguat di Posisi Rp 14.500, Ini Harapan Sri Mulyani pada Investor

Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan komentar terkait menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Rupiah Menguat di Posisi Rp 14.500, Ini Harapan Sri Mulyani pada Investor
kompas.com/Yoga Sukmana
Menteri Keuangan Sri Mulyani di Perkantoran Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (17/8/2016) 

SURYA.co.id | JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani memberikan komentar terkait nilai tukar rupiah menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS).

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah menguat sejak awal pekan ini.

Sempat jatuh di angka Rp 15.000 per dollar AS, kini rupiah menguat di posisi Rp 14.500-an.

Dalam komentarnya, Sri Mulyani mengatakan, menguatnya nilai tukar tidak lepas dari pondasi ekonomi Indonesia masih sangat kuat.

Baca: Fakta Janggal di Balik Tewasnya Pasutri di Tulungagung - Didatangi Orang hingga Luka Mencurigakan

Sehingga, hal ini penting untuk terus dikomunikasikan dengan baik agar bisa menumbuhkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi RI.

"Oleh karena itu, pada saat pasar lebih rasional, kita akan mendapatkan apa yang disebut dengan capital inflow yang lebih positif," kata Sri Mulyani, Jumat (9/11/2018).

"Tapi kita tetap harus hati-hati karena memang suasana politik global saat ini," sambungnya.

Meski begitu, perempuan yang kerap disapa Ani itu menilai, bahwa nilai tukar rupiah akan tetap berfluktuasi seiring sentimen pelaku ekonomi di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

Dia berharap, di tengah ketidakpastian itu, para pelaku ekonomi global tetap memandang positif perekonomian Indonesia.

Sri Mulyani mengungkapkan, ia telah bertemu dengan para investor dan pelaku ekonomi dalam lawatannya ke Australia dan Singapura belum lama ini.

Umumnya, para investor dan pelaku ekonomi memiliki pandangan yang positif kepada ekonomi Indonesia.

"Makin kita berkomunikasi kita berharap bahwa pelaku ekonomi terutama di tingkat regional global akan memahami itu," kata dia.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved