Berita Gresik

Musim Hujan Tiba, BPBD Gresik Imbau Masyarakat Waspada, 4 Kecamatan ini Rawan Banjir

"Terkait dengan masuknya musim penghujan, warga untuk antisipas dengan cuaca yang tidak menentu."

Musim Hujan Tiba, BPBD Gresik Imbau Masyarakat Waspada, 4 Kecamatan ini Rawan Banjir
surya.co.id/sugiyono
Hujan deras mengguyur kawasan Driyorejo Gresik, Jumat (9/11/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Gresik mengimbau  masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk berhati-hati saat memasuki musim penghujan. Sebab dimusim penghujan sering terjadi bencana banjir dan longsor.

"Terkait dengan masuknya musim penghujan, warga untuk antisipas dengan cuaca yang tidak menentu bisa dampaknya penyakit dan diwaspadai terkait hujan campur angin kencang," kata Kepala BPBD Kabupaten Gresik Tarso, Jumat (9/11/2018).

Dari data BPBD Kabupaten Gresik daerah yang rawan bencana alam banjir yaitu Kecamatan Dukun, Bunga, Benjeng, Balongpanggang dan Cerme. Dan daerah yang berada di lereng perbukitan juga harus waspada adanya pergerakan tanah yang bisa menimbulkan longsor terutama warga di Pulau Bawean.

"Dan antisipasi unutuk warga yang berada di bantaran Bengawan Solo maupun di bantaran kali Lamong agar tetap hati-hati dengan adanya air kiriman dari hulu ke hiler," imbuhnya.

Sementara Ketua Social Emergency Response (SER) Nahdlatul Ulama Kabupaten Gresik Abdul Basit menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sehingga ketika hujan tidak terjadi penyumbatan saluran air.

"Saat awal musim hujan seperti ini, masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air harus mengalir, agar saat puncak musim hujan tidak terjadi banjir," kata Basit.

Selain itu, masyarakat juga harus membuat perencanaan tentang jalur evakuasi dan mengamankan barang yang diprioritaskan untuk dibawa. "Membuat rencana evakuasi jika banjir terjadi dan membuat list prioritas barang benda yang diselamatkn jika terjadi banjir," imbuhnya.

Bahkan karena Gresik berlangganan bencana banjir dan kekeringan, maka masyarakat diharapkan selalu waspada.

"Jika terjadi banjir segera dilaporkan pada pemerintah setempat," tuturnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved