Berita Madiun

Peneliti Wahana Komunikasi Rakyat Temukan Dugaan Kejanggalan 14 Proyek Pemkab Madiun

Tim peneliti WKR menemukan dugaan kejanggalan lelang 14 proyek total bernilai puluhan miliar rupiah di LPSE Pemkab Madiun

Peneliti Wahana Komunikasi Rakyat Temukan Dugaan Kejanggalan 14 Proyek Pemkab Madiun
surya/rahadian bagus
Proyek pembangunan Gedung Madiun Kampung Pesilat nilai proyek Rp 8.329.400.000 di Kabupaten Madiun yang diduga bermasalah menurut Tim peneliti Wahana Komunikasi Rakyat (WKR) 

SURYA.co.id | MADIUN - Tim peneliti Wahana Komunikasi Rakyat (WKR) menemukan dugaan kejanggalan lelang 14 proyek total bernilai puluhan miliar rupiah di Layanan Pengadaan Jasa Pemerintah Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Madiun tahun anggaran 2018.

"Setelah kami lakukan penelitian, patut diduga 14 pekerjaan proyek yang berpotensi bermasalah. Nilai satu proyeknya di atas Rp 500 juta hingga miliaran rupiah," kata Koordinator WKR, Budi Santoso kepada wartawan di Madiun, Kamis (8/11/2018).

Budi mencontohkan, ada pemenang proyek yang dalam penawarannya hanya turun 2,4 persen dari pagu dana proyek yang dilelang. Kontraktor pemenang proyek penawarannya turun sedikit dari pagu dana proyek.

Kondisi ini, kata Budi menunjukkan adanya indikasi dugaan pemenang proyek sudah dikondisikan.

"Akibat kolusi dan nepotisme ini, pemerintah daerah tidak mampu efesiensi anggaran pembangunan, sehingga bisa merugikan keuangan negara. Semisal penawaran bisa turun sepuluh persen atau sembilan persen maka angka ini akan masuk ke kas daerah," paparnya.

Ia menjelaskan, apabila penawaran hanya turun dua persen dari pagu dana proyek, ada dana delapan persen dari nilai proyek yang hilang begitu saja.

"Padahal bila dihitung, jumlahnya bisa mencapai miliaran rupiah," sambungnya.

Pihaknya juga menemukan adanya perusahaan yang memiliki rekam jejak jelek mengerjakan proyek pemerintah, tetapi tetap dimenangkan pada lelang proyek LPSE tahun anggaran 2018 di Pemkab Madiun.

Ia mencontohkan pemenang tender proyek kantor camat Balerejo yang sebelumnya bermasalah di mana-mana.

Begitu juga dengan pemenang proyek gedung Madiun Kampung Pesilat, juga bermasalah karena memiliki rekam jejak telat menyelesaikan pekerjaan proyek pemerintah di daerah lain.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved