Zumi Zola

Jaksa KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara dan Hak Politiknya Dicabut 5 Tahun

Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Jaksa KPK Tuntut Zumi Zola 8 Tahun Penjara dan Hak Politiknya Dicabut 5 Tahun
ist/kompas.com
Zumi Zola 

SURYA.co.id | JAKARTA ‑  Gubernur nonaktif Jambi, Zumi Zola dituntut 8 tahun penjara oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Tuntutan tersebut atas kasus dugaan penerimaan gratifikasi Rp 44 miliar dan mobil Alphard serta penyuapan Rp 16,4 miliar ke 53 DPRD Provinsi Jambi selama menjabat gubernur.

Tuntutan tersebut dibacakan tim KPK'>Jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (8/11).

Selain pidana 8 tahun penjara, Zumi juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan, serta dicabut hak politiknya selama lima tahun setelah menjalani hukuman.

Baca: Hanura Jatim Kian Optimistis Raih Target Kursi usai Ikuti Pembekalan Caleg se-Indonesia

Baca: Caleg PSI Astutik Ningrum Dukung Pemerintah Beri Subsidi Beli Rumah untuk ASN, TNI, dan Polri

Baca: Partai Nasdem Silaturahmi dan Kampanyekan Gerakan Restorasi dan Tagline Politik Tanpa Mahar

"Kami menuntut supaya majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi secara bersama‑sama," kata anggota tim jaksa KPK, Islandar Marwanto.

Dalam pertimbangan, jaksa menilai perbuatan Zumi Zola selaku gubernur bertentangan dengan program pemerintah yang sedang gencar memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme dan menciderai amanat rakyat.

"Hal‑hal meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa telah kooperatif dan terus terang. Terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa berlaku sopan selama persidangan," ujar jaksa.

Menurut jaksa, Zumi menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp 44 miliar. Penerimaan gratifikasi berupa 177.000 Dollar Amerika Serikat dan 100.000 Dollar Singapura. Selain itu, Zumi juga menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Alphard.

Jaksa menyebutkan, Zumi juga menerima uang melalui orang dekatnya, Apif Firmansyah, sebesar Rp 34,6 miliar.

Kemudian, melalui Asrul Pandapotan Sihotang yang merupakan orang kepercayaan Zumi sebesar Rp 2,7 miliar, uang 147.300 Dollar AS, dan 1 unit Toyota Alphard.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved