Rizieq Shihab Ditangkap

Ini Kata BIN Terkait Bendera Hitam Berujung Penangkapan Rizieq Shihab di Mekah

Ada dugaan pemasangan bendera mengarah gerakan ekstrimis di kediaman Pimpinan Front Pembela Islam ( FPI) Rizieq Shihab didalangi intelijen.

Ini Kata BIN Terkait Bendera Hitam Berujung Penangkapan Rizieq Shihab di Mekah
surya/ahmad zaimul haq
Ribuan jamaah umat mengkuti pengajian yang diisi Muhammad Rizieq Shihab di Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Selasa (11/4/2017). 

"Kita (Kemlu RI) akan berikan bantuan perlindungan pendampingan dan sesuai dengan hukum yang berlaku di sana, itu yang kami lakukan. Hal yang sama kita lakukan terhadap Muhammad Rizieq Shihab," ujar pria yang kerap disapa Tata itu.

Ia pun memastikan pendampingan yang didapatkan Rizieq Shihab tidak berbeda dengan WNI lain."Kita mendampingi, bukan untuk mendampingi kepentingan keluar. Dalam konteks ini pemerintah akan selalu hadir baik dalam maupun luar negeri," terang dia.

Sementara itu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum (PWNI) Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal menerangkan, tak ada perlakukan khusus yang didapat Rizieq Shihab selama proses pendampingan yang dilakukan oleh Kemlu.

"Bagi kami (Kemlu) kasus ini tidak berbeda dengan kasus WNI lainnya yang menghadapi permasalahan hukum di luar negeri. Tugas Perwakilan sebatas memberikan pendampingan kekonsuleran untuk memastikan hakā€‘hak hukumnya terpenuhi," ujar Iqbal saat dikonfirmasi.

Terpisah, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja berharap tidak ada respon yang berlebih di Indonesia terkait kasus pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.

"Menurut saya tak ada aksi karena memang tak ada hubungannya antara pemeriksaan Habib Rizieq di Mekkah dengan Indonesia," kata Juru Bicara TKN Abdul Kadir Karding.

Sebab, kasus Rizieq mengenai bendera menjadi urusan dalam negeri Arab Saudi. Menjadi aneh, ucap Karding, kalau dihubungkan dengan Indonesia.

Pemerintah Indonesia, kata Karding, lewat Kedutaan Besar Arab Saudi melakukan upaya pendampingan dan komunikasi dengan pemerintahan atau pihak berwenang di Kerajaan Arab Saudi agar Habib Rizieq diberi kemudahan dalam penanganan.

"Kalau ada yang demo di Indonesia, itu tentu judulnya salah sambung karena tidak ada hubungannya sama sekali. Sekali lagi, pemeriksaan beliau karena terkait dengan pemasangan bendera," ucap Karding.

Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved