Berita Kota Batu

Jadi Tersangka, Kasatpol PP Kota Batu Tidak Ditahan Karena Alasan Kesehatan

Kepala Satpol PP Kota Batu, Robiq Yunianto, tidak ditahan karena alasan kesehatan meski sudah jadi tersangka kasus Pemotongan Honorarium

Jadi Tersangka, Kasatpol PP Kota Batu Tidak Ditahan Karena Alasan Kesehatan
surabaya.tribunnews.com/sany eka putri
Kepala Satpol PP Kota Batu, Robiq Yunianto 

SURYA.co.id | KOTA BATU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu sudah menetapkan Kepala Satpol PP Kota Batu, Robiq Yunianto, sebagai tersangka dalam kasus Pemotongan Honorarium Kegiatan Piket Satpol PP Batu tahun 2017.

Namun karena alasan kesehatan, Robiq tidak ditahan. 

Kasi Pidsus Kejari Batu, Fariman mengatakan yang bersangkutan tidak ditahan karena harus melakukan kontrol kesehatan rutin.

"Ya benar Kejari sudah menetapkan satu tersangka, tetapi tidak dilakukan penahanan. Karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk keluar masuk rutan untuk cek kesehatan," kata dia saat dihubungi, Rabu (7/11).

Ia menjelaskan kasus yang menjerat Kepala Satpol PP itu karena pemotongan honorarium anggota Satpol PP.

Adapun beberapa saksi yang diperiksa mulai dari bendahara, pengawas piket, Banpol, dan lainnya.

Dikatakannya ia sudah bersurat kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim untuk menghitung berapa nilai kerugian negara.

"Hasilnya masih belum tahu, baru beberapa hari kami mengirimkan hal ini. Secepatnya lah," imbuhnya.

Pihaknya menyebutkan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dari kasus ini. Oleh karena itu ia terus melakukan penyidikan dari kasus ini berdasarkan laporan hasil dari pemeriksaan saksi-saksi.

Kejari Batu menetapkan tersangka sejak Senin (5/11) lalu. Pihaknya mulai melakukan Penyelidikan sejak Mei 2018 dan dilakukan Penyidikan sejak Agustus 2018. Tersangka dikenai pasal berlapis, yaitu pasal 2 dan Pasal 3 no 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi, Pasal 12 e UU Tipikor tentang pemotongan honorarium. Lalu pasal 9 tentang pemalsuan dokumen.

"Barang buktinya ada beberapa dokumen. Tersangka ini tetap memenuhi panggilan walaupun sakit. Tetapi kami tetap memantau setiap aktivitas tersangka ini," pungkasnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved