Advertorial

Rombongan AUPF UK Petra Disambut Reog saat Hadiri Welcome Dinner Wali Kota Surabaya

kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan internasionalisasi khususnya dalam konteks pendidikan tinggi

Rombongan AUPF UK Petra Disambut Reog saat Hadiri Welcome Dinner Wali Kota Surabaya
surya/ahmad zaimul haq
Sejumlah delegasi forum pertemuan pimpinan-pimpinan perguruan tinggi di wilayah Asia atau 17th Asian University Presidents Forum (AUPF) 2018 di UK Petra disambut kesenian Reog Ponorogo dalam welcome dinner di kediaman Walikota Surabaya di Jl Sedap Malam, Senin (6/11). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suara gendang dan tabuhan musik pengiring Reog mengalun di halaman kediaman Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Selasa (6/11/2018). Dua reog berukuran besar terlihat melenggok-lenggok menyambut puluhan tamu dari 17th Asian University Presidents Forum (AUPF) yang digelar Universitas Kristen Petra (UK Petra).

Sambutan meriah ini mengundang pujian dan decak kagum para tamu yang merupakan rektor dan pimpinan pendidikan tinggi Asia ini.

Wakil Rektor Mountain Province State Polytechnic College Philippines, Venus Grace Fagyan, mengungkapkan rasa takjubnya dengan budaya tradisional dan kekhasan dari Kota Surabaya.

"Kekayaan budaya di Indonesia ini membuat kami ingin memperluas jaringan," ungkapnya.

Menurutnya ia baru pernah berkunjung ke Malang untuk kerjasama universitasnya, namun belum sempat melihat keramahan kota di Surabaya.

"Jadi saya sangat bersyukur bisa hadir dalam forum ini. Selain kami memperluas koneksi antar universitas dan negara, saya jadi lebih mengenal Indonesia melalui Surabaya," pungkasnya.

Rektor UK Petra, Prof Djwantoro Hardjito, mengungkapkan tema “Disruption at The Cross Roads : Innovative Enggagement and Future Challenges for Higher Education” akan menjadikan forum ini sebagai wadah untuk bertukar ide, memperluas wawasan dan jaringan.

"Kami merasa terhormat menjadi tuan rumah forum internasional selama tiga hari berturut-turut ini. Mulai tanggal 6-8 November 2018," ungkapnya.

Ia mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan internasionalisasi khususnya dalam konteks pendidikan tinggi.

Serta menjadi wadah untuk bertukar wawasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi serta meningkatkan relasi bilateral antar pendidikan tinggi di wilayah Asia.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved