Pilpres 2019

Politisi PDIP Desak Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Kuasa Hukum HTI

Namun, politisi PDIP yang mendesak Yusril agar mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI).

Politisi PDIP Desak Yusril Ihza Mahendra Mundur dari Kuasa Hukum HTI
surya/eben haezer panca
Yusril Ihza Mahendra saat membela kaum pekerja dan dipanggul beramai-ramai usai bertemu Ketua Pengadilan Negeri Kepanjen, Malang, Senin (8/10/2012). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Baru dua hari Yusril Ihza Mahendra mengiyakan ajakan kubu Jokowi-Sandi untuk menjadi kuasa hukumnya.

Namun, ada politisi PDIP yang mendesak Yusril agar mundur dari posisinya sebagai kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia ( HTI).

Seperti diketahui Yusril menjadi pengacara HTI setelah pemerintah menetapkan pembubaran HTI pada Juli 2017 lalu.

Baca: Dibujuk Sejak September, Kini Yusril Jadi Lawyer Pro Bono Jokowi-KH Maruf. Ternyata Ini Tujuannya

Baca: Yusril Jadi Kuasa Hukum Jokowi-KH Maruf Amin, Jubir HTI Ismail Yusanto : Masih Sejalan dengan HTI

Baca: Kubu Prabowo-Sandi Sempat Dekati Yusril, tapi Akhirnya gagal. Ini Penjelasan Dahnil Anzar

Desakan mundur dari kuasa hukum HTI itu disampaikan oleh Eva Kusuma Sundari.

Eva Kusuma Sundari merupakan anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Maruf Amin.

Sebenarnya, Eva Kusuma Sundari mendukung keputusan advokat Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi pengacara pasangan Jokowi-KH Maruf Amin terkait Pilpres 2019.

Baca: Pengamat UB, Wawan Sobari : Dulu Gus Ipul Didukung para Kiai Besar Jatim, tapi Kalah dari Khofifah

Baca: Tampang Boyolali Masih Polemik, Kubu Prabowo-Sandi Ganti Serang Balik Bupati Boyolali

"Dalam konteks ini, saya memohon kepada Pak Yusril mundur dari pengacara HTI," ujar Eva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Menurut Eva, akan muncul suatu kontradiksi jika Yusril tidak memutuskan mundur dari tim kuasa hukum HTI.

Politisi PDI-P itu mengatakan, pasangan Jokowi-KH Maruf Amin sangat mendukung konsep Pancasila dan menjadikannya sebagai dasar pembuatan kebijakan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto pernah mengungkapkan tiga alasan pemerintah membubarkan HTI.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved