Grahadi

Pengamat Ekonomi Unair

Membangun Public Trust melalui Layanan SOS

SOS merupakan “Solusi Orang Sibuk”, “sehingga semua pemilik kendaraan bermotor bisa melaksanakan kewajiban membayar pajak.

Membangun Public Trust melalui Layanan SOS
SURYAOnline/wiwit purwanto
Dr Wasiaturahma, Pengamat ekonomi Unair 

SURYA.co.id | SURABAYA  - Seiring bertambahnya jumlah obyek kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, maka pemerintah memberikan solusi bagi orang sibuk yaitu dengan Samsat On the Spot (SOS).

Masyarakat diberikan kemudahan untuk memenuhi kewajibannya membayar pajak kendaraan tidak perlu datang ke kantor samsat di wilayahnya, namun petugas memberikan pelayanan dengan mendatangi lokasi wajib pajak.
Pelayanan ini tentunya memberikan paradigma baru bagi masyarakat dalam pelayanan publik untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak.

Hal ini tujuan utamanya untuk menghindari keterlambatan wajib pajak membayar pajak dan meminimalisir adanya kendaraan bodong dan meningkatkan pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor dengan mengurangi tunggakan dari wajib pajak.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi. SOS merupakan “Solusi Orang Sibuk”, “sehingga semua pemilik kendaraan bermotor bisa melaksanakan kewajiban membayar pajak tepat waktu dan tanpa mengganggu kesibukan kerja dan aktivitas masing-masing wajib pajak.

Program Pembayaran Pajak bisa menggunakan Kartu ATM Smart Card, diharapkan nantinya wajib pajak mendapatkan kemudahan membayar pajak di ATM yang telah disediakan.

Keluaran (output) Layanan SOS ini antara lain:
- Tersedianya mekanisme pembayaran yang hemat, mudah, cepat, dan transparan.

- Mampu membangun public trust melalui perwujudan dari service dalam rangka membangun public trust dan perwujudan dari excellence service sehingga meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan menekan piutang Pajak Kendaraan Bermotor.

- Terciptanya sinergitas dengan pihak swasta, yang tidak berkaitan dengan penjualan kendaraan bermotor seperti showroom, dealer dan leasing, sebagai mitra kerja yang merupakan sebuah pendekatan baru dalam penarikan pajak kendaraan bermotor.

Walaupun tujuan dari SOS adalah menjemput bola, namun tentunya tidak mudah untuk mengubah paradigma masyarakat karena adanya faktor pendidikan yang masih rendah serta budaya yang berbeda dalam menangkap peluang keuntungan dari teknologi.

Tanpa melalui edukasi dan sosialisasi yang intens kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui manfaat dari SOS tersebut, maka sasaran dan target SOS tak akan tercapai.

Pentingnya komunikasi yang intens adalah untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa pelayanan SOS ini bisa memberikan kepuasan antara lain karena tidak harus antre, tidak capek, ekonomis, dan tidak terpaut jarak dan waktu karena dekat dengan tempat kerja. (iit)

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved