Berita Kediri

Dinkes Kota Kediri Upayakan Pengobatan Gratis untuk Santri yang Lumpuh Usai Imunisasi Rubella

Dinas Kesehatan Kota Kediri telah menjanjikan untuk membantu penuh pengobatan Wildan.

Dinkes Kota Kediri Upayakan Pengobatan Gratis untuk Santri yang Lumpuh Usai Imunisasi Rubella
surya/didik mashudi
Suyanto saat menggelar aksi demo tunggal di Kantor Dinas Kesehatan Kota Kediri, Selasa (6/11/2018). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Aksi demo tunggal yang dilakukan Suyanto, orangtua Wildan (12) santri yang lumpuh setelah mendapatkan suntikan imunisasi Rubella, tidak sia-sia. Petugas Kantor Dinas Kesehatan Kota Kediri telah menjanjikan untuk membantu penuh pengobatan Wildan, Selasa (6/11/2018).

Suyanto yang didampingi keponakannya ditemui Sekretaris Kantor Dinas Kesehatan dr Rizal Amin. Kadinkes Kota Kediri dr Fauzan Adhima sedang tugas keluar kota.

"Kami akan melalukan yang terbaik untuk anak Wildan. Kami merasakan betul kepedihan yang dialami orangtuanya. Besuk kami akan bicarakan solusinya," jelas dr Rizal Amin.

Termasuk pula masalah biaya perawatan berikut pembiayaannya. Karena pengobatan GBS dengan plasmafirosis atau gamas biayanya mahal. Sedangkan BPJS hanya menanggung sekali saja.

"Kami akan membahasnya yang terbaik untuk Wildan," tambahnya.

Penyakit GBS menyerang syaraf ditandai kesemutan hingga kelumpuhan yang menyerang dari bawah.

"Penyakit ini disebabkan oleh virus dan auto imun," jelasnya.

Dijelaskan dr Rizal Amin, Wildan sudah dua kali mendapatkan imunisasi dan tidak ada masalah. Namun pada imunisasi yang ketiga Wildan mengalami masalah.

Sebelumnya Wildan sempat dirawat karena demam pilek sehingga sempat dirawat di rumah sakit.

Setelah kesehatannya mulai pulih, Wildan kembali ke pondok. Kebetulan jadwal di pondok ada kegiatan imunisasi sehingga Wildan juga mendapatkan imunisasi.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved