Berita Malang Raya

Gandeng BPKP, Pemkot Malang Gelar Bimtek Penerimaan Pajak Daerah, ini Tujuannya

Bimtek tersebut berlangsung berlangsung tiga hari hingga Rabu (7/11/2018) di Hotel Savana, Senin (5/11/2018).

Gandeng BPKP, Pemkot Malang Gelar Bimtek Penerimaan Pajak Daerah, ini Tujuannya
foto: istimewa
Suasana bimbingan teknis (bimtek) terkait Penerimaan Pajak Daerah di Hotel Savana, Senin (5/11/2018). 

SURYA.co.id |MALANG - Pertumbuhan ekonomi yang kian masif di Kota Malang menghadirkan tantangan tersendiri bagi petugas pajak daerah.

Guna menghadapi tantangan tersebut, Pemkot Malang melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Jawa Timur, Kanwil DJP III Jawa Timur serta Kepolisian dan Kejaksaan menggelar bimbingan teknis (bimtek) terkait Penerimaan Pajak Daerah.

Bimtek tersebut berlangsung berlangsung tiga hari hingga Rabu (7/11/2018) di Hotel Savana, Senin (5/11/2018).

Bimtek itu untuk menangani semakin menggeliatnya perekonomian yang tentunya berimplikasi terhadap sektor-sektor penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Kepala BP2D Kota Malang, Ade Herawanto berharap kegiatan itu bisa menjadi sarana berbagi ilmu guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi para petugas pajak daerah.

“Dari bimtek ini, semoga membuat kami selaku petugas pajak daerah bisa makin kompeten dalam menjalankan tugas," katanya, Senin (5/11/2018).

Menurut Ade, Bimtek itu sekaligus sebagai wujud komitmen nyata para petugas pajak daerah mengimplementasikan inovasi sebagai petugas pemungut pajak dengan tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Sebenarnya tiga hari pelaksanaan masih kurang. Semoga ke depannya ada bimtek lanjutan, yang tentunya bersifat tematik dan kondisional, sehingga kemampuan kami juga terus bertambah dan ter-update,” lanjut mantan Kabag Humas Setda Kota Malang ini.

Selain demi meningkatkkan kapasitas petugas pajak daerah, Bimtek juga menggali esensi uji kejujuran dan kepatutan bagi Wajib Pajak (WP) dengan standar regulasi yang jelas dan terbaru. Hal inilah yang akan disinergikan secara intensif oleh BPKP RI dengan BP2D secara komprehensif.

"Selain memantapkan dari sisi internal, tentunya ke depan juga harus semakin ketat dalam hal pemeriksaan kepada WP potensial. Dalam hal ini, BPKP akan melakukan pendampingan kepada Tim Pemeriksa BP2D di lapangan untuk melakukan uji sampling maupun pemeriksaan rutin," ungkap auditor BPKP RI Perwakilan Jatim yang juga narasumber kegiatan, Abdul Muttaqien.

Apalagi selama ini, BPKP juga memiliki sejumlah program yang bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Malang. Antara lain coaching clinic, lalu kemudian program STAR untuk menyekolahkan ASN Pemkot yang berdinas di OPD yang membidangi keuangan dan akuntansi, seperti BPKAD, BP2D dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kanwil DJP Jatim III Suprapto mengapresiasi positif kegiatan bimtek ini. Pihaknya mengaku telah menyiapkan sejumlah program yang dapat disinergikan dengan BP2D. Termasuk akan memberikan materi dalam pelaksanaan bimtek hari kedua. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved