Berita Jember

Bocah 9 Tahun di Mojokerto Mengaku Diculik 2 Pria tak Dikenal Lalu Dibawa ke Rumah Kosong

Seorang bocah 9 tahun di Mojokerto mengaku baru saja diculik 2 pria tak dikenal dan dibawa ke sebuah rumah kosong. Benarkah pengakuannya?

Bocah 9 Tahun di Mojokerto Mengaku Diculik 2 Pria tak Dikenal Lalu Dibawa ke Rumah Kosong
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
Petugas gabungan Polres Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota melakukan pengecekan ke rumah kosong yang dijadikan tempat menyembunyikan MA, Senin (5/11) dini hari. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - MA (9), bocah kecil dari desa Tambak Angung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mengaku telah menjadi korban penculikan oleh 2 orang tak dikenal. 

MA mengaku diculik ketika pulang mengaji di masjid yang berada di Tegalsari, Jabon, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/11) sore.

Kemudian dia dibawa oleh penculik ke sebuah rumah kosong di Perumahan Griya Permata Meri, Kecamatan Keranggan, Kota Mojokerto.

Bocah kelas 5 sekolah dasar ini tak sampai disekap. Dia mengaku berhasil melarikan diri ketika kedua pencuri tersebut lengah. Dia melarikan diri berlari menuju rumah.

Sesampainya di rumah, MA menceritakan kejadian yang baru saja dialami ke ibunya. Mendengar cerita anaknya, dia langsung melaporkan kejadian penculikan tersebut ke Polsek Mojoanyar. Namun, pihak Polsek menyarankan untuk langsung melaporkannya ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Mojokerto.

Setelah mendapat laporan dari MA dan ibunya, pihak kepolisian Polres Mojokerto langsung menindak lanjuti dan melakukan pengecekan ke rumah yang dimaksud oleh MA bersama Polres Mojokerto Kota.

"Malam ini kami langsung menindaklanjuti kabar penculikan seorang anak yang dilakukan dua pria yang belum diketahui identitasnya," kata Kasat Reskrim AKP Muhammad Solikhin Fery, Senin (5/11).

Kondisi rumah kosong yang dijadikan penculik untuk menyembunyikan MA terlihat terbengkalai. Rumah tersebut nampaknya sudah lama tak ditinggali.

Kedua pintu rumah tersebut dalam kondisi tertutup serta terkunci rapat. Namun, ada akses masuk ke dalam rumah yakni melalui jendela depan. Bagian tengah jendela depan itu berlubang lantaran tak dilengkapi kaca seperti pada umumnya.

Pengecekan dilakukan hingga pukul 02.00. dari hasil pengecekan sementara tak ada tanda-tanda atau jejak manusia di dalam rumah.

"Kami melakukan pengecekan mulai dari lokasi awal mula anak tersebut dibawa oleh dua pria menggunakan motor hingga di lokasi rumah kosong," ucapnya.

Fery menambahkan, pihaknya akan mendalami kasus penculikan yang dialami MA. Sementara dari hasil pengecekan, pihaknya belum menemukan bukti pendukung adanya aksi penculikan.

"Kami akan perdalam lagi informasi yang disampaikan korban. Karena kami tidak menemukan bukti pendukung bahwa ada orang memasuki rumah kosong tersebut," pungkasnya. 

Baca: Perkosa Kekasih Saudaranya Sendiri, Pria di Jember Diringkus Polisi

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved