Berita Pamekasan

Razia di Tempat Karaoke Pamekasan, Perempuan Pemandu Lagu Ini Panik dan Pilih Tutupi Mukanya

Razia di tempat karaoke Pamekasan, puluhan pemandu lagu ini panik dan pilih tutupi muka mereka.

Razia di Tempat Karaoke Pamekasan, Perempuan Pemandu Lagu Ini Panik dan Pilih Tutupi Mukanya
surya/muchsin
Pemandu lagu di Pamekasan yang dirazia, Rabu (31/10/2018) malam. 

SURYA.co.id | PAMEKASAN – Polres Pamekasan menggelar razia di dua tempat hiburan malam di Pamekasan dengan sandi Giat Operasi Cipta Kondisi dan Mantab Brata, Rabu (31/10/2018).

Razia mendadak yang berlangsung mulai pukul 20.30 wib itu sempat membuat pengunjung kalang kabut dan panik.

Razia dilakukan 50 anggota dipimpin Kasat Narkoba Polres Pamekasan, AKP Mohammad Syaiful, yang melibatkan anggota TNI.

Mereka mendatangi Hotel Putri Restoran dan Karaoke di Jl Trunojoyo serta Rumah Makan Lesehan dan Karaoke Pujasera di Jl Niaga, Pamekasan.

Ketika petugas datang ke Hotel Putri, sejumlah pengunjung dan pemandu pemandu lagu di lokasi itu kaget.

Mereka tidak menyangka melihat kehadiran aparat, yang meminta menghentikan aktivitasnya dan mematikan musik di dalam.

Selanjutnya aparat menggeledah pakaian pengunjung dan tas yang dibawa perempuan pemandu lalu.

Sebagian di antara mereka menundukkan kepalanya dan menutup wajahnya dengan sapu tangan,.

Kemudian petugas memasukkan mereka ke dalam satu ruangan dan disuruh berdiri untuk dilakukan tes urine langsung di lokasi.

Untuk tes urine wanita pemandu lagu, diawasi sejumlah anggota Polwan dan hasilnya ditaruh di atas meja.

Begitu hasil tes pemeriksaan selesai, mereka diminta tanda tangan lalu diberi pengarahan, agar mulai malam itu mereka tidak boleh lagi melayani tamu Hotel Putri di lokasi itu, termasuk menjadi pemandu lagu.

Sebab walau izinnya hotel, rumah makan dan karaoke, namun tidak boleh ada pemandu lagu non muhrim atau bukan keluarganya.

Sementara ketika dilakukan operasi di rumah makan lesehan Pujasera Jl Niaga, di tiga kamar karaoke, terdapat tiga wanita menjadi pemandu lagu.

Selain identitas mereka diperiksa, juga dilakukan tes urine.

Kasat Narkoba Polres Pamekasan, AKP Mohammad Syaiful mengatakan, hasil pemeriksaan tes urine pada sembilan perempuan pemandu lagu di Hotel Putri Restoran dan Karaoke, serta tiga pemandu lagu di rumah makan lesehan Pujasera, hasilnya negatif dan tidak ditemukan pengguna narkoba maupun zat adiktif.

Menurut AKP Mohammad Syaiful, razia yang dilakukan ini untuk memberantas masyarakat yang diduga sebagai pelaku narkoba di Pamekasan.

Selain itu, pihaknya meminta, mulai saat itu mereka tidak boleh lagi menjadi wanita pemandu lagu dan melayani tamu.

“Kami melarang mereka menjadi wanita pemandu lagu, selain lokasi itu bertentangan dengan izin operasional, juga untuk menghindari terjadinya konflik maupun sweeping terhadap dua lokasi itu,” ujar AKP Syaiful.

Penulis: Muchsin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved